15 Universitas Terbaik di Indonesia untuk Studi Kebijakan Publik Tahun 2025, Apakah Ada Kampus Impianmu?

Jumat 04 Apr 2025, 14:38 WIB
UNAIR memiliki reputasi dalam penelitian dan kebijakan publik yang mendukung pengambilan keputusan berbasis data. (Sumber: Pinterest)

UNAIR memiliki reputasi dalam penelitian dan kebijakan publik yang mendukung pengambilan keputusan berbasis data. (Sumber: Pinterest)

UNAIR memiliki reputasi dalam penelitian dan kebijakan publik yang mendukung pengambilan keputusan berbasis data.

7. Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY)

Sebagai universitas swasta terbaik dalam bidang kebijakan publik, UMY memiliki program yang berfokus pada kebijakan berbasis nilai-nilai Islam dan pembangunan sosial.

8. Universitas Sebelas Maret (UNS)

UNS menawarkan program yang mendorong pemahaman praktis dan teori dalam kebijakan publik.

9. Universitas Hasanuddin (UNHAS)

UNHAS memiliki fokus kuat pada kebijakan publik berbasis pembangunan daerah dan sosial.

10. Universitas Udayana (UNUD)

Sebagai universitas terkemuka di Bali, UNUD memiliki program kebijakan publik yang berkaitan erat dengan isu-isu pariwisata dan pembangunan regional.

11. Universitas Negeri Padang (UNP)

UNP memiliki program studi yang unggul dalam kebijakan publik dan administrasi negara.

12. Universitas Lampung (UNILA)

UNILA berfokus pada penelitian kebijakan publik di sektor lingkungan dan pertanian.

13. Universitas Negeri Semarang (UNNES)

UNNES terkenal dengan riset-riset kebijakan publik yang berorientasi pada pembangunan berkelanjutan.

14. Universitas Jenderal Soedirman (UNSOED)

UNSOED memiliki program kebijakan publik yang membahas tantangan pembangunan daerah dan desa.

15. Universitas Andalas (UNAND)

UNAND aktif dalam penelitian kebijakan publik, terutama dalam konteks pembangunan Sumatera Barat dan sekitarnya.

Baca Juga: Apes, Pemudik Ini Ditinggal Bus Gegara Buang Hajat di Rest Area Tol Cipali

Bagaimana Kampus Dinilai?

Pemeringkatan ini didasarkan pada analisis publikasi akademis yang relevan dengan bidang kebijakan publik. Beberapa faktor yang dipertimbangkan antara lain:

  • Jumlah makalah akademis yang diterbitkan oleh universitas
  • Kutipan yang diterima oleh makalah tersebut
  • Reputasi akademik berdasarkan kontribusi terhadap dunia kebijakan publik

Berita Terkait


News Update