Plt Wali Kota Jakarta Timur dan BPJS Ketenagakerjaan Serahkan Santunan Jaminan Kematian

Senin 03 Mar 2025, 16:31 WIB
Plt Wali Kota Jakarta Timur, Iin Mutmainnah dan Kepala Kantor Cabang Jakarta Rawamangun Deni Suwardani menyerahkan santunan jaminan kematian. (Sumber: Dok. BPJS Ketenagakerjaan)

Plt Wali Kota Jakarta Timur, Iin Mutmainnah dan Kepala Kantor Cabang Jakarta Rawamangun Deni Suwardani menyerahkan santunan jaminan kematian. (Sumber: Dok. BPJS Ketenagakerjaan)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJS Ketenagakerjaan) Kantor Cabang Jakarta Rawamangun bersama Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur menyerahkan santunan Jaminan Kematian (JKM) kepada dua orang ahli waris.

Penyerahan santunan tersebut diserahkan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Administrasi Jakarta Timur, Iin Mutmainnah dan Kepala Kantor Cabang Jakarta Rawamangun Deni Suwardani di ruang Pola Lantai 2 Gedung Blok A, Kantor Wali Kota Administrasi Jakarta Timur.

Santunan tersebut diberikan secara simbolis kepada ahli waris pedagang pekerja rentan yang didaftarkan oleh Pemerintah Kota Adminstrasi Jakarta Timur.

Santunan tersebut diserahkan kepada ahli waris almarhum Dicky Maulana dan almarhumah Ngatinem masing-masing mendapatkan JKM sebesar Rp42 juta.

Baca Juga: Profil Fiersa Besari, Musisi Galau yang Suka Naik Gunung!

Penyerahan simbolis tersebut diserahkan bertepatan dengan monitoring dan evaluasi perlindungan pekerja rentan kota admistrasi Jakarta Timur dan simbolis perlindungan 48.000 pekerja rentan di lingkungan kota administrasi Jakarta Timur.

Plt Wali Kota menyampaikan ucapan terima kasih kepada BPJS Ketenagakerjaan yang sudah membantu memberikan santunan kepada warga Jakarta Timur.

“Semoga santunan tersebut bermanfaat untuk keluarga. Saya juga mengajak Lurah dan Camat untuk mengajak warganya menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan karena manfaatnya sangat penting, jika terjadi kecelakaan kerja, hingga sampai hal terburuk meninggal, juga diberikan santunan. Iurannya sedikit tetapi manfaatnya cukup besar jika menjadi kepesertaan,” katanya.

Ahli waris Dicky maulana, Juljana selaku istri almarhum mengatakan terima kasih kepada BPJS Ketenagakerjaan dan Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur atas santunan yang diberikan.

Baca Juga: Tradisi Ramadhan Seru yang Paling Banyak Dinanti: Ngabuburit dan War Takjil

"Ini sangat berarti bagi keluarga kami, terutama dalam situasi yang penuh kesulitan ini. Kami merasa lebih tenang karena ada perlindungan yang diberikan kepada almarhum," ujarnya.

Semoga program ini dapat terus membantu banyak orang, lanjutnya dan ia juga akan mengajak warga lainnya untuk mendaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan agar mereka juga mendapatkan manfaat yang sama.

Sementara itu Deni Suwardani selaku Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Jakarta Rawamangun mengatakan program perlindungan BPJS Ketenagakerjaan ini merupakan inisiatif dari Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur untuk memberikan perlindungan kepada 1 RW 100 pekerja rentan. Seperti marbot masjid, bank sampah RW, dan lainnya.

Dalam periode perlindungan tersebut BPJS Ketenagakerjaan telah menerima pengajuan klaim JKM sebanyak empat peserta meninggal dunia, dengan total nominal santunan mencapai Rp168 juta.

"Kami dari BPJS Ketenagakerjaan tentunya berkewajiban untuk membayarkan manfaatnya kepada ahli waris. Kami berharap tidak terjadi kecelakaan kerja, tetapi namanya bekerja kita tidak tahu risiko kecelakaan atau bahkan meninggal yang tidak bisa kita hindari," tuturnya.

Mudah-mudahan setelah menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan, lanjutnya, mereka merasa aman saat bekerja sesuai dengan tagline BPJS Ketenagakerjaan yakni Kerja Keras Bebas Cemas.

“Semoga santunan yang diberikan bermanfaat bagi ahli waris yang ditinggalkan dan juga dapat meringankan beban keluarga yang ditinggalkan,” ujarnya.


Berita Terkait


News Update