POSKOTA.CO.ID - Berbagai jenis bantuan sosial (bansos) terus disalurkan pemerintah untuk membantu keluarga prasejahtera di Indonesia. Salah satunya dengan memberikan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) yang memberikan dana sebesar Rp200.000 per bulan.
Bansos diberikan kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang sudah terdaftar di Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Dengan pemberian bantuan ini, bisa membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pangan.
Berikut adalah panduan lengkap untuk memeriksa apakah Nomor Induk Kependudukan Kartu Tanda Penduduk (NIK KTP) Anda terdaftar sebagai penerima bansos atau tidak.
Cara Cek Penerima Bansos Via Online
Ada beberapa langkah mudah yang disediakan pemerintah untuk memeriksa status penerima bansos. KPM bisa mengecek lewat aplikasi dan situs resmi pemerintah.
Baca Juga: Kapan Bansos KJP Maret 2025 Cair? Cek Status Penerimanya di Sini!
Pakai Aplikasi Cek Bansos
- Unduh aplikasi Cek Bansos dari Play Store atau App Store
- Login atau masuk dengan menggunakan NIK e-KTP Anda
- Kemudian pilih menu Cek Bansos dan masukkan data tambahan, seperti nama lengkap sesuai KTP
- Informasi status penerima bansos akan muncul, mulai dari jadwal pencairan hingga lokasi penyaluran
Lewat Website Resmi
- Kunjungi situs cekbansos.kemensos.go.id
- Masukkan NIK e-KTP Anda dan isi nama lengkap serta kode verifikasi yang tertera
- Klik tombol Cari Data
- Setelah itu hasil pencarian akan menampilkan status Anda, apakah terdaftar menerima bansos atau tidak
Cek Lewat Bank Penyalur
Dana BPNT akan disalurkan pemerintah melalui rekening Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) yang bekerja sama dengan bank Himbara seperti BRI, BNI, Mandiri, atau BSI.
Berikut langkah untuk melakukan pengecekan:
- Kunjungi ATM Bank penyalur (BRI, BNI, BSI, atau Mandiri)
- Masukkan kartu KKS ke mesin ATM
- Pilih opsi Cek Saldo di mesin ATM dan masukkan PIN
- Informasi saldo bansos akan tampil di layar
Datang ke Kantor Pos atau Dinas Sosial
Jika KPM belum memiliki rekening bank, Anda bisa mengambil bansos melalui Kantor Pos Indonesia. Berikut syarat pencairannya:
- Bawa e-KTP dan kartu KKS untuk proses verifikasi
- Petugas akan memeriksa status pencairan dana Anda lewat sistem
Jadwal Penyaluran Dana BPNT 2025
Seperti yang sudah dijelaskan di atas, penyaluran bantuan sosial BPNT 2025 dicairkan beberapa tahap setiap tahunnya.
Berikut ini jadwal lengkap untuk penyaluran BPNT 2025.
- Tahap 1 Januari-Februari
- Tahap 2 Maret-April
- Tahap 3 Mei-Juni
- Tahap 4 Juli-Agustus
- Tahap 5 September-Oktober
- Tahap 6 November-Desember
Saat ini, data penerima bansos masih mengacu pada DTKS. Namun mulai April hingga Juni 2025, pencairan Bansos PKH atau Bansos BPNT akan menggunakan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).
Pergantian basis data ini bertujuan agar bantuan lebih tepat sasaran dan benar-benar diterima oleh mereka yang berhak.
Kemensos bekerja sama dengan Badan Pusat Statistik (BPS) dan pendamping sosial PKH untuk melakukan verifikasi ulang.
Proses ini dilakukan melalui metode ground check yang diperkirakan membutuhkan waktu satu bulan sejak Maret 2025.
Pada setiap tahap, KPM akan menerima dana Rp400.000. Namun untuk periode September-Desember, dana bansos akan disalurkan secara kumulatif sebesar Rp800.000.
Tips Jika Tak Terdaftar
- Pastikan data NIK Anda valid di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil)
- Laporkan kendala atau data yang tak sesuai ke Dinas Sosial
- Ajukan permohonan pembaruan data di DTKS melalui desa/kelurahan atau aplikasi cek bansos
Dana BPNT ini diharapkan bisa memenuhi kebutuhan pangan para KPM seperti beras, minyak goreng, dan bahan pokok lainnya.
Cek secara rutin status NIK Anda lewat metode yang sudah tersedia di atas agar tak ketinggalan informasi penting terkait bansos.
Jangan ragu untuk melaporkan kendala atau memeriksa ulang data jika merasa berhak menerima bantuan. Gunakan dana bansos dengan bijak untuk kebutuhan keluarga.