POSKOTA.CO.ID – Seorang pegawai BUMN yang telah diketahui bernama Weny menghadapi kecaman setelah mengunggah video TikTok yang menghina pengguna BPJS dan karyawan honorer.
Dalam video yang beredar sebelumnya, Weny terlihat mengejek seorang pengguna BPJS dengan mengatakan bahwa dirinya tidak perlu mengantre karena merupakan pasien prioritas.
Video ini segera menjadi viral dan menuai kritik dari berbagai pihak.
Setelah video tersebut viral, Weny memberikan klarifikasi bahwa konten yang diunggahnya adalah pandangan pribadi dan tidak ada hubungannya dengan PT Timah, tempatnya bekerja.
Baca Juga: Usai Viral, Pegawai PT Timah Hina Honorer Pakai BPJS Minta Maaf: Tidak Ada Niat Menyinggung
Ia juga menyampaikan permintaan maaf kepada pihak-pihak yang merasa tersinggung oleh videonya, dan menegaskan bahwa tidak ada niat untuk menghina profesi atau organisasi tertentu.
"Konten-konten yang ada di akun saya itu murni pov, point of view, sudut pandang saya sendiri, dan tidak ada hubungannya dengan perusahaan tempat saa bekerja," katanya.
"Untuk pihak-pihak yang merasa terganggu atas video, konten-konten yang saya buat, saya mau minta maaf karena konten tersebut tidak ada kaitannya atau tidak ada niat untuk menyinggung profesi atau organisasi tertentu," tutupnya.
Permintaan tersebut menyusul video yang pertama kali diunggah oleh akun TikTok bernama Ibu Suri Wakanda (@wennymayzon1).
Baca Juga: Viral! Angka Kurs Rupiah Terhadap Dolar AS di Google Cuma Rp8.170, BI Belum Klarifikasi
“Ngantri ya dek? BPJS ya? Oh BPJS? Masih hororer ya? Kebetulan saya kan… hmm..” ujar wanita tersebut sambil menunjukkan logo PT Timah Tbk di bagian dada seragam yang dikenakannya, beberapa waktu lalu.
Banyak yang mengecam perilaku pegawai BUMN tersebut karena dianggap tidak selaras dengan nilai-nilai yang digaungkan oleh Kementerian BUMN.
Beberapa warganet juga menyoroti penggunaan istilah "hororer" yang dianggap merendahkan.
Baca Juga: 5+ Video Bokeh APK Full Effect Original Terbaru 2025 Bebas Blokir Paling Viral, Aman Tanpa VPN!
"Ternyata layanan yg disediakan @BPJSKesehatanRI diremehkan oleh karyawan @Official_TIMAH dengan kode saham TINS. Sebuah koreksi buat BPJS utk memperbaiki layanan agar tidak lagi diremehkan karyawan @erickthohir @KemenBUMN," cuit akun dengan nama @tch****.
