Banyak yang mengecam perilaku pegawai BUMN tersebut karena dianggap tidak selaras dengan nilai-nilai yang digaungkan oleh Kementerian BUMN.
Beberapa warganet juga menyoroti penggunaan istilah "hororer" yang dianggap merendahkan.
Baca Juga: 5+ Video Bokeh APK Full Effect Original Terbaru 2025 Bebas Blokir Paling Viral, Aman Tanpa VPN!
"Ternyata layanan yg disediakan @BPJSKesehatanRI diremehkan oleh karyawan @Official_TIMAH dengan kode saham TINS. Sebuah koreksi buat BPJS utk memperbaiki layanan agar tidak lagi diremehkan karyawan @erickthohir @KemenBUMN," cuit akun dengan nama @tch****.
