POSKOTA.CO.ID - Bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) Tahap 1 Tahun 2025 sudah memasuki tahap verifikasi rekening, yang menandakan bahwa pencairan saldo dana bansos semakin dekat.
Kabar baiknya, pemilik Nomor Induk Kependudukan (NIK) e-KTP yang terdaftar sebagai penerima subsidi PKH dan memiliki rekening BRI, Anda bisa menerima dana bansos Rp600.000 lebih cepat dari bank lainnya.
Seperti dikutip dari kanal YouTube Naura Vlog, mengacu pada pencairan sebelumnya, rekekning BRI seringkali menjadi yang pertama memproses pencairan dana bansos, diikuti oleh BNI dan Mandiri.
Meskipun demikian, penting untuk diingat bahwa proses pencairan saldo dana bansos dari PKH tahap 1 2025 ini bisa berbeda-beda di setiap bank, tergantung pada kesiapan masing-masing pihak.
Selain itu, ada peningkatan jumlah penerima manfaat PKH di berbagai daerah. Terpantau, di salah satu wilayah, jumlah penerima PKH yang awalnya hanya 800 kini meningkat menjadi 850 penerima baru.
Tentunya, bagi Anda yang merasa berhak menerima bantuan sosial ini, segera cek nama Anda melalui pendamping sosial atau situs resmi Kemensos agar lebih praktis.
Jadwal Pencairan Bansos PKH 2025
Masih mengutip dari sumber YouTube Naura Vlog, pada akhir Januari 2025, proses final closing telah selesai, yang berarti daftar penerima manfaat sudah ditetapkan.
Jika pemilik NIK e-KTP atas nama Anda tidak tercantum dalam daftar penerima, kemungkinan besar Anda tidak akan menerima subsidi dana bansos PKH tahap 1 2025.
Untuk memastikan kapan dana bansos dari subsidi PKH akan cair, berikut adalah perkiraan jadwal pencairannya untuk tahun 2025.
- Tahap 1: Januari - Maret 2025
- Tahap 2: April - Juni 2025
- Tahap 3: Juli - September 2025
- Tahap 4: Oktober - Desember 2025
Besaran Nominal Bansos PKH 2025
Saldo dana bansos Rp600.000 dari subsidi PKH sendiri diberikan kepada kategori khusus penyandang disabilitas dan lanjut usia (lansia) 70 tahun keatas.
Untuk kelompok ini, Pemerintah menyediakan saldo dana bansos sebesar Rp600.000 per tahap, dengan total bantuan mencapai Rp2.400.000 selama satu tahun.
Namun, subsidi PKH tidak hanya diberikan untuk penyandang disabilitas dan lansia saja. Program ini mencakup berbagai kelompok penerima manfaat lainnya dengan nominal yang bervariasi.
Setiap kategori memiliki bantuan yang disesuaikan dengan kebutuhan spesifik mereka dengan rincian seperti berikut.
- Ibu Hamil: Rp750.000 per tahap atau Rp3.000.000 per tahun
- Anak Usia Dini:Rp750.000 per tahap atau Rp3.000.000 per tahun
- Anak Sekolah SD: Rp225.000 per tahap Rp900.000 per tahun
- Anak Sekolah SMP: Rp375.000 per tahap Rp1.500.000 per tahun
- Anak Sekolah SMA: Rp500.000 per tahap Rp2.000.000 per tahun
- Lansia 70+ tahun: Rp600.000 per tahap Rp2.400.000 per tahun
- Disabilitas Berat: Rp600.000 per tahap Rp2.400.000 per tahun
Cara Cek Penerima Bansos PKH
Untuk mengetahui apakah Anda terdaftar sebagai penerima bansos PKH tahap 1 tahun 2025 dan informasi terkait jadwal pencairan, berikut adalah langkah-langkah yang bisa diikuti.
1. Masuk ke Laman Resmi Kemensos
Langkah pertama adalah membuka browser di perangkat Anda, baik menggunakan ponsel, laptop, atau komputer desktop.
Kemudian, kunjungi situs resmi Kemensos di https://cekbansos.kemensos.go.id. Pastikan Anda memiliki koneksi internet yang stabil agar proses pengecekan dapat berjalan lancar tanpa gangguan.
2. Isi Data Alamat Wilayah Sesuai dengan KTP
Setelah Anda masuk ke laman utama, Anda akan diminta untuk mengisi beberapa informasi, dimulai dengan alamat wilayah yang tertera pada Kartu Tanda Penduduk (KTP) Anda.
Isikan data provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, dan desa/kelurahan tempat tinggal Anda. Pengisian data wilayah ini sangat penting, karena sistem akan menyesuaikan dengan database penerima.
3. Masukkan Nama Lengkap Sesuai KTP
Pada kolom berikutnya, Anda diminta untuk memasukkan nama lengkap sesuai yang tercantum di KTP Anda.
Pastikan penulisan nama tidak ada kesalahan, karena ketidakakuratan dalam penulisan nama bisa menghambat pencarian data Anda.
Nama yang sesuai dengan data KTP akan membantu sistem menemukan data Anda dengan lebih cepat dan akurat.
4. Isi Kode Captcha untuk Verifikasi
Setelah mengisi data, Anda akan diminta untuk mengisi kode verifikasi dalam bentuk captcha. Kode captcha ini berfungsi untuk memastikan bahwa pengecekan yang Anda lakukan berasal dari pengguna manusia, bukan sistem otomatis.
Kode captcha biasanya terdiri dari kombinasi huruf dan angka yang perlu Anda masukkan dengan benar. Jika kode captcha sulit dibaca, Anda bisa menekan tombol refresh untuk mendapatkan kode baru.
5. Klik ‘Cari Data’ untuk Melihat Hasilnya
Setelah seluruh kolom diisi dengan benar, langkah terakhir adalah mengklik tombol “Cari Data” yang ada di bagian bawah form.
Setelah Anda mengklik tombol tersebut, sistem akan memproses data yang Anda masukkan dan mencari informasi terkait status Anda sebagai penerima bantuan sosial PKH.
Proses ini mungkin memerlukan waktu beberapa detik, tergantung pada kecepatan internet dan beban sistem saat itu.
6. Periksa Hasil Pencarian
Jika Anda terdaftar sebagai penerima bantuan sosial PKH, sistem akan menampilkan informasi lengkap mengenai status penerimaan Anda.
Ini termasuk jenis bantuan, jadwal pencairannya, serta detail pencairan bansos PKH yang akan dilakukan sesuai dengan tahapan Pemerintah.
Pastikan Anda memeriksa status penerimaan dan kesiapan rekening KKS agar saldo dana bansos dari PKH tahap 1 2025 dapat segera cair sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan.
DISCLAIMER: Perlu ditekankan, istilah "saldo dana bansos" yang disebutkan dalam artikel ini tidak merujuk pada pencairan melalui aplikasi dompet digital seperti DANA atau platform digital lainnya.
Penting untuk diketahui bahwa seluruh proses teknis yang berkaitan dengan penetapan penerima, verifikasi data, hingga pencairan sepenuhnya diatur dan dikelola oleh Kemensos.
