Untuk kelompok ini, Pemerintah menyediakan saldo dana bansos sebesar Rp600.000 per tahap, dengan total bantuan mencapai Rp2.400.000 selama satu tahun.
Namun, subsidi PKH tidak hanya diberikan untuk penyandang disabilitas dan lansia saja. Program ini mencakup berbagai kelompok penerima manfaat lainnya dengan nominal yang bervariasi.
Setiap kategori memiliki bantuan yang disesuaikan dengan kebutuhan spesifik mereka dengan rincian seperti berikut.
- Ibu Hamil: Rp750.000 per tahap atau Rp3.000.000 per tahun
- Anak Usia Dini:Rp750.000 per tahap atau Rp3.000.000 per tahun
- Anak Sekolah SD: Rp225.000 per tahap Rp900.000 per tahun
- Anak Sekolah SMP: Rp375.000 per tahap Rp1.500.000 per tahun
- Anak Sekolah SMA: Rp500.000 per tahap Rp2.000.000 per tahun
- Lansia 70+ tahun: Rp600.000 per tahap Rp2.400.000 per tahun
- Disabilitas Berat: Rp600.000 per tahap Rp2.400.000 per tahun
Cara Cek Penerima Bansos PKH
Untuk mengetahui apakah Anda terdaftar sebagai penerima bansos PKH tahap 1 tahun 2025 dan informasi terkait jadwal pencairan, berikut adalah langkah-langkah yang bisa diikuti.
1. Masuk ke Laman Resmi Kemensos
Langkah pertama adalah membuka browser di perangkat Anda, baik menggunakan ponsel, laptop, atau komputer desktop.
Kemudian, kunjungi situs resmi Kemensos di https://cekbansos.kemensos.go.id. Pastikan Anda memiliki koneksi internet yang stabil agar proses pengecekan dapat berjalan lancar tanpa gangguan.
2. Isi Data Alamat Wilayah Sesuai dengan KTP
Setelah Anda masuk ke laman utama, Anda akan diminta untuk mengisi beberapa informasi, dimulai dengan alamat wilayah yang tertera pada Kartu Tanda Penduduk (KTP) Anda.
Isikan data provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, dan desa/kelurahan tempat tinggal Anda. Pengisian data wilayah ini sangat penting, karena sistem akan menyesuaikan dengan database penerima.
3. Masukkan Nama Lengkap Sesuai KTP
Pada kolom berikutnya, Anda diminta untuk memasukkan nama lengkap sesuai yang tercantum di KTP Anda.
Pastikan penulisan nama tidak ada kesalahan, karena ketidakakuratan dalam penulisan nama bisa menghambat pencarian data Anda.
Nama yang sesuai dengan data KTP akan membantu sistem menemukan data Anda dengan lebih cepat dan akurat.
