Program lain di antaranya job fair yang akan diadakan tiga bulan sekali di setiap kecamatan. Kemudian, dari segi pangan akan melanjutkan program kontrak farming.
Lalu dari sisi birokrasi dan pemerintahan, salah satu yang bakal dilakukan yaitu syarat masuk anggota PPSU yang hanya memakai ijazah SD hingga city branding.
"Dari segi lingkungan, taman buka 24 jam, mengembalikan sumur resapan yang sempat ditutup, dan penggiatan pasukan orange. Lalu sampah, penyediaan bank sampah di tiap RT/RW untuk pemilahan sejak rumah tangga," terangnya.
Jubir Pramono-Rano, Aris Setiawan Jodi menegaskan, usai dilantik, prioritas utama Pramono-Rano yaitu menyelesaikan masalah-masalah mendasar, seperti soal pembenahan data KJP dan KJMU.
"Itu kartu bantuan yang memang seharusnya didapatkan masyarakat Jakarta tidak lagi menjadi hambatan, tidak lagi menjadi masalah," ucapnya.
Kemudian prioritas lain yang bakal dikerjakan di antaranya Jakarta yang bisa menghasilkan udara yang baik. Apalagi Jakarta akan menuju kota Global.
"Karena memang banyak sekali data dari Dinas Kesehatan karena udara tidak memadai di Jakarta, itu menyebabkan banyak penyakit gangguan pernafasan. Persentasi anak balita, bayi yang terkena penyakit ini cukup banyak. Dan ini menurut kami segera dibereskan permasalahan ini," ucap Aris.
"Lewat apa? Tentu saja misal memasang alat pengukur udara di cerobong-cerobong asap pabrik-pabrik, sehingga kita bisa mengetahui kalau melanggar batas bisa ditindak sesuai aturan," sambungnya.
Dalam acara 'Bentang Harapan' yang digelar Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta, Selasa 31 Desember 2024, Pramono Anung menuliskan harapannya untuk kota Jakarta di lembaran kertas putih.
"Menuju 500 tahun Jakarta, kita semua harus bekerjasama menyiapkan Jakarta sebagai Kota Global. Jakarta yang baik udaranya, rapih kotanya, santun warganya, bersih pemerintahnya, dan menyala kotanya," tulis Pramono Anung.
