POSKOTA.CO.ID - Pada bulan Januari 2025, pemerintah sudah menyiapkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang diambil dari peralihan subsidi BBM senilai Rp600.000.
Untuk penerima bantuan sosial (bansos) ini merupakan kombinasi dari Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) yang digabungkan dengan data dari PLN, Pertamina, Badan Pusat Statistik (BPS) serta BKKBN.
"Penerima fix-nya untuk BLT BBM seperti apa, akan dirilis oleh pemerintah segera dan secepatnya," demikian seperti dikutip dari laman Facebook Jihan Nabila, Rabu, 1 Januari 2024.
Skema BLT Subsidi BBM
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari kanal YouTube SUKRON CHANNEL, subsidi BBM yang selama ini diberikan dalam bentuk harga BBM yang lebih murah, akan dialihkan dalam bentuk BLT.
Pemberian subsidi ini akan mencakup berbagai jenis energi, tidak hanya BBM, namun juga tabung gas LPG 3 kg yang sering dikenal sebagai gas melon.
Proses pengalihan subsidi ini disebutkan sudah mencapai 99 persen dan akan diumumkan pada tahun 2025 ini.
Namun, skema subsidi BBM akan menggunakan model blending, di mana sebagian subsidi akan diberikan dalam bentuk BLT dan sebagian lainnya tetap dalam bentuk BBM bersubsidi.
Artinya, masyarakat masih dapat membeli BBM dengan harga subsidi, namun sebagian dari subsidi tersebut akan disalurkan langsung ke masyarakat melalui bantuan uang tunai.
Model ini diharapkan akan memastikan distribusi subsidi yang lebih tepat sasaran.
