Namun, bagi KPM yang mengalami kendala saat verifikasi rekening, penyaluran bantuan tidak dapat dilakukan hingga permasalahan tersebut diselesaikan.
Oleh karena itu, KPM yang gagal dalam tahap ini diharapkan segera melakukan pembaruan data agar bantuan bisa segera disalurkan setelah masalah terselesaikan.
Proses verifikasi dan evaluasi ini dilakukan untuk memastikan bahwa bantuan yang disalurkan benar-benar sampai kepada mereka yang berhak, sesuai dengan komponen yang telah ditetapkan.
Rincian Alokasi Bansos PKH Tahap 6 Periode November-Desember 2024
Bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) tahap 6 akan disalurkan untuk mencakup alokasi selama dua bulan, yaitu November dan Desember.
Setiap Keluarga Penerima Manfaat (KPM) PKH akan menerima nominal bantuan yang berbeda, tergantung pada komponen yang ada di dalam keluarganya.
Saldo dana sebesar Rp2.400.000 per tahun merupakan alokasi bantuan yang diberikan untuk KPM dengan komponen penyandang disabilitas berat dan lansia.
Pada tahap ke-6 periode November-Desember, kedua komponen tersebut masing-masing mendapatkan saldo bansos sebesar Rp400.000.
Bukan hanya komponen penyandang disabilitas dan lansia, bansos PKH juga disalurkan untuk komponen lain dengan rincian dana periode November-Desember sebagai berikut.
- Ibu Hamil/Nifas: Rp500.000 per 2 bulan (total Rp3.000.000 per tahun)
- Anak Usia Dini (0-6 tahun): Rp500.000 per 2 bulan (total Rp3.000.000 per tahun)
- Anak SD/sederajat: Rp150.000 per 2 bulan (total Rp900.000 per tahun)
- Anak SMP/sederajat: Rp250.000 per 2 bulan (total Rp1.500.000 per tahun)
- Anak SMA/sederajat: Rp333.333 per 2 bulan (total Rp2.000.000 per tahun)
- Lansia di atas 60 tahun: Rp400.000 per 2 bulan (total Rp2.400.000 per tahun)
- Penyandang Disabilitas Berat: Rp400.000 per 2 bulan (total Rp2.400.000 per tahun)
Kriteria Penerima Bantuan PKH
Program Keluarga Harapan ditargetkan untuk keluarga miskin dan rentan miskin berdasarkan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).
Berikut adalah syarat penerima PKH:
- Terdaftar di DTKS Kementerian Sosial.
- Memiliki komponen kesehatan seperti ibu hamil atau anak usia dini.
- Memiliki komponen pendidikan seperti anak usia sekolah (SD, SMP, SMA).
- Memiliki komponen kesejahteraan sosial seperti lansia atau penyandang disabilitas berat.
Cara Cek Status Penerima PKH di Situs Kemensos dan Aplikasi Cek Bansos
Bagi masyarakat yang ingin memverifikasi apakah mereka termasuk sebagai penerima bantuan PKH periode November-Desember, dapat melakukan pengecekan dengan metode berikut:
1. Melalui Situs Resmi Kemensos
- Kunjungi situs cekbansos.kemensos.go.id.
- Isi data wilayah seperti provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, dan desa/kelurahan.
- Masukkan nama penerima sesuai KTP.
- Klik tombol Cari Data untuk mengetahui status penerima.
2. Menggunakan Aplikasi Cek Bansos
- Unduh aplikasi Cek Bansos dari Google Play Store.
- Lakukan pendaftaran akun dengan nomor ponsel.
- Pilih menu Cek Bansos.
- Masukkan data wilayah dan nama sesuai KTP.
- Status penerima PKH akan muncul jika terdaftar.
Demikian informasi terkait saldo dana bansos Rp2.400.000 dari subsidi PKH untuk NIK KTP yang telah ditetapkan sebagai penerima, serta status di SIKS-NG hari ini.
