JAKARTA, POSKOTA.CO.ID – Debat Capres perdana di Kantor KPU Menteng, Jakarta Pusat, kejutan mengenai Calon Presiden nomor urut 3 Ganjar Pranowo menanyakan terkait pembentukan pengadilan Hak Asasi Manusia (HAM) dan pencarian orang yang hilang pada tahun 1998 lalu ke Pasangan urut nomor 2 Prabowo Subianto.
Pertanyaan yang disampaikan Ganjar Pranowo dalam debat Capres perdana, adalah soal kasus orang hilang yang hingga saat ini belum diketahui rimbanya. Sebab tidak ada pengadilan yang mengadili pelakunya.
“Apakah bapak kalau jadi presiden akan membuat pengadilan HAM? Kedua, apakah bisa menunjukkan dan membantu keluarga agar mereka bisa berziarah (untuk menemukan orang yang disebut hilang),” tanya Ganjar kepada Prabowo saat debat capres.
Mendengar pertanyaan itu, Prabowo menyudutkan dahi dan menegaskan bahwa pertanyaan tersebut terlalu tendensius terhadap dirinya. Prabowo terlihat merasa tersinggung soal kasus 13 orang hilang yang terjadi pada 1998.
Prabowo merasa bingung, mengapa soal isu orang hilang selalu disudutkan kepadanya. Padahal, kasus tersebut terjadi di Mahfud Md yang mana wakil dari Ganjar di Pemilu 2024.
“Masalah yang bapak tanyakan itu agak tendensius, mengapa yang 13 orang hilang itu ditanya ke saya? Itu tendensius dan wakil bapak yang mengurus itu selama ini, dan kalau keputusannya mengadakan pengadilan HAM tidak ada masalah,” jawab Prabowo.
Ganjar Pranowo, menyayangkan dalam debat capres perdana tersebut Prabowo Subianto tak menjawab pertanyaannya soal pengadilan HAM. Ganjar menyebut Prabowo tak tegas.
"Pak Prabowo ini punya ketegasan yang luar biasa, luar biasa, tapi sayang pada dua jawaban ini (menunjukan Prabowo) sama sekali tidak punya ketegasan itu," ujar Ganjar di Gedung KPU, Menteng, Jakpus, Selasa (12/12/2023).
Diketahui, Ganjar bertanya soal apakah Prabowo akan membuat pengadilan HAM bila terpilih menjadi presiden. Selain itu, Ganjar juga bertanya apakah Prabowo akan membantu mencarikan makam aktivis-aktivis yang hilang di masa lalu.
"Pertanyaan saya sebenarnya satu apakah kalau bapak jadi presiden akan membuat pengadilan HAM. Pertanyaan nomor dua apakah bapak bisa menemukan menunjukkan membantu pada keluarga (aktivis) agar kemudian bisa berziarah. Dua (pertanyaan) ini sama-sama tidak dijawab," kata Ganjar.
"Maka kalau boleh saya meminta, kalau saya jadi presiden saya akan bereskan ini agar kemudian dalam kontestasi Pilpres berikutnya ini (isu pelanggaran HAM) tidak akan muncul lagi kena presidennya tegas menuntaskan pekerjaan itu pada era-nya," imbuh Ganjar Pranowo. Tema debat capres perdana untuk kali ini yakni pemerintahan, hukum, HAM, pemberantasan korupsi, penguatan demokrasi, peningkatan layanan publik dan kerukunan warga. ****
