Hari Kesehatan Mental Sedunia 2022, Jadikan Kesehatan Mental sebagai Prioritas Global

Senin 10 Okt 2022, 05:44 WIB
Tema Hari Kesehatan Mental Sedunia 2022. (Foto/Freepik)

Tema Hari Kesehatan Mental Sedunia 2022. (Foto/Freepik)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Hari Kesehatan Mental Sedunia diperingati setiap 10 Oktober. Peringatan Hari Kesehatan Mental Sedunia ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran akan masalah kesehatan mental di seluruh dunia. 

Melansir World Health Organization (WHO), Hari Kesehatan Mental Sedunia 2022 mengusung Tema 'Making Mental Health & Well-Being for All a Global Priority' yang artinya 'Menjadikan Kesehatan Mental & Kesejahteraan untuk Semua Prioritas Global'. 

Makna tema Hari Kesehatan Mental Sedunia 2022 adalah menjadikan kesempatan bagi orang-orang dengan kondisi kesehatan mental untuk bersama-sama mengakui kemajuan di bidang kesehatan mental dan menyuarakan apa yang perlu dilakukan untuk memastikan kesehatan serta kesejahteraan menjadi prioritas global. 

Stigma dan diskriminasi masih menjadi penghalang bagi penderita untuk mendapatkan perawatan yang tepat. Dengan itu, Hari Kesehatan Mental Sedunia 2022 diharapkan menjadi wadah bagi setiap orang untuk dapat mengakses perawatan yang dibutuhkan. 

Selain itu, Hari Kesehatan Mental Sedunia 2022 dapat menjadikan seluruh masyarakat di dunia untuk berperan dalam meningkatkan kesadaran mengenai intervensi pencegahan kesehatan mental.

Melansir dari National Today, Hari Kesehatan Mental dibentuk pada tahun 1992 oleh Federasi Kesehatan Mental Dunia (WFMH) yang dipimpin oleh wakil sekretaris jenderal, Richard Hunter dengan tujuan untuk mengadvokasi kesehatan mental secara keseluruhan.

Selama tiga tahun pertama, terdapat siaran televisi di seluruh dunia yang menyampaikan pesan mengenai kesehatan mental kepada masyarakat. 

Pada tahun 1994, Hari Kesehatan Mental Sedunia pertama kali dirayakan dengan mengusung tema 'Improving the Quality of Mental Health Services throughout the World' yang artinya 'Meningkatkan Kualitas Layanan Kesehatan Mental di Seluruh Dunia'.

Sejak saat itu, sebanyak 27 negara mengirimkan laporan umpan balik setelah kampanye dan dibantu kampanye nasional di Autralia dan Inggris.

Untuk melanjutkan momentum, anggota dewan WFMH di seluruh dunia mengatur acara karena meningkatkan popularitas di antara departemen pemerintah, organisasi, dan warga sipil. 

Mulai tahun 1995 dan seterusnya Pan American Health Organization (PAHO) mengatur penerjemahan materi perencanaan ke dalam bahasa Spanyol, Prancis, Rusia, India, Jepang, Cina, dan Arab. Akibatnya, warga sipil mulai paham mengenai persepsi kesehatan mental.
 


Berita Terkait


undefined
Opini

Kesehatan Mental Terabaikan

Kamis 02 Nov 2023, 06:00 WIB

News Update