Geger! Dikira Pembunuhan, Pemuda Pengangguran Sayat Tangan Hingga Berlumuran Darah Gegara Frustasi Belum Bayar Cicilan Motor 

Senin 08 Agu 2022, 10:44 WIB
Yuda saat mendatangi mapolsek Cikarang Barat, Minggu (7/8/2022) lalu. (Ihsan Fahmi).

Yuda saat mendatangi mapolsek Cikarang Barat, Minggu (7/8/2022) lalu. (Ihsan Fahmi).

BEKASI, POSKOTA.CO.ID - Beredar video pesan WhatsApp ditemukan banyaknya lumuran darah di sebuah kontrakan yang berlokasi Kampung Rawa Banteng Kaum RT 01/02 Mekarwangi Cikarang Barat, Bekasi, Minggu (7/8/2022) lalu.

Lumuran darah yang berada di dalam kamar hingga ke teras kontrakan itu, membuat masyarakat sekitar menduga ada pembunuhan.

Menurut Deden (26), penghuni kontrakan disamping lokasi kejadian mengatakan, sekira pukul 04.30 WIB, ia mendengar seperti suara tangisan perempuan.

Tak hanya itu, ia menyebut terdapat suara tangisan. Namun ia katakan bila itu hal biasa, diduga adanya cekcok dari masalah rumah tangga.

"Saya dengar (suara tangisan) cuman itu  saya kira tetangga lagi ada masalah atau apa, kita gak tahu kan seperti apa," kata Deden saat dijumpai Poskota, Minggu (7/8/2022) lalu.

Kemudian, pada pukul 06.00 WIB, Deden yang akan membeli sarapan, kaget melihat didepan kontrakan tetangganya sudah banyak darah berceceran.

Ia yang panik, segera melaporkan penjaga kontrakan, dan menghubung anggota bimaspol wilayah setempat.

"Otomatis saya panik, karena darah udah banyak di depan kontrakan, maka saya laporin ke penjaga kontrakan dan menunggu polisi datang," ucapnya.

Kapolsek Cikarang Barat, Kompol Sutriesno turut buka suara, Terkait beredar video tersebut.

Pada Minggu (7/8) lalu, pihaknya yang datang melakukukan cek lokasi kejadian, tak menemukan korban atau penghuni kontrakan, tak hanya itu, kontrakan juga dalam posisi terkunci.

Namun setelah beberapa saat, identitas korban diketahui.

"Setelah dipertemukan, penghuni kontrakan atasa nama Yuda pisesa," ujar Kompol Sutriesno.

Adapun ia menyebutkan, darah yang tercecer tersebut diakibatkan oleh pecahan gelas yang mengenai tangan penghuni kontrakan.

"Keterangan awal darah yang tercecer karena terkena gelas pecah," jawabnya.

Korban depresi

Korban diketahui bernama Yuda Pisesa (24) warga Sumedang, yang baru menghuni kontrakan selama empat hari.

Menurut Yuda, ia nekad melakukan hal ini lantaran depresi, lalu mabuk didalam kontrakan, melihat gelas kopi yang pecah, lalu pecahan itu ia gunakan untuk menyayat tangannya.

"Bahwa saya dalam keadaan mabuk dan frustasi, Karena tidak bisa membayar motor, dan saya dalam ke adaan mabuk memecahkan gelas yang berisi kopi dengan menggunakan tangan kiri hingga pecah," kata Yuda saat ditemui Poskota di Mapolsek Cikarang Barat, Minggu (7/8/2022) lalu.

Usut punya usut, Yuda Depresi karena tak memiliki pekerjaan, hal ini dirasa semakin berat karena menunggak cicilan motor berbulan bulan.

"Dua, sudah dua bulan, saya pusing, kerja ngga (pengangguran) aja gitu," keluh Yuda.

Namun dikatakan Yuda, bila pada subuh dikontrakkannya tak membawa seorang wanita. Dan suara tangisan itu berasal dari tangisnya.

Ia bersama rekan-rekannya sempat dilakukan pemeriksaan di Mapolsek Cikarang Barat untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

"Kalau dikemudian hari Ditemukan tindak pidana, kami akan menelusuri lebih lanjut," tegas Kapolsek Cikarang Barat, Kompol Sutriesno. (Ihsan Fahmi).


News Update