"Setelah dipertemukan, penghuni kontrakan atasa nama Yuda pisesa," ujar Kompol Sutriesno.
Adapun ia menyebutkan, darah yang tercecer tersebut diakibatkan oleh pecahan gelas yang mengenai tangan penghuni kontrakan.
"Keterangan awal darah yang tercecer karena terkena gelas pecah," jawabnya.
Korban depresi
Korban diketahui bernama Yuda Pisesa (24) warga Sumedang, yang baru menghuni kontrakan selama empat hari.
Menurut Yuda, ia nekad melakukan hal ini lantaran depresi, lalu mabuk didalam kontrakan, melihat gelas kopi yang pecah, lalu pecahan itu ia gunakan untuk menyayat tangannya.
"Bahwa saya dalam keadaan mabuk dan frustasi, Karena tidak bisa membayar motor, dan saya dalam ke adaan mabuk memecahkan gelas yang berisi kopi dengan menggunakan tangan kiri hingga pecah," kata Yuda saat ditemui Poskota di Mapolsek Cikarang Barat, Minggu (7/8/2022) lalu.
Usut punya usut, Yuda Depresi karena tak memiliki pekerjaan, hal ini dirasa semakin berat karena menunggak cicilan motor berbulan bulan.
"Dua, sudah dua bulan, saya pusing, kerja ngga (pengangguran) aja gitu," keluh Yuda.
Namun dikatakan Yuda, bila pada subuh dikontrakkannya tak membawa seorang wanita. Dan suara tangisan itu berasal dari tangisnya.
Ia bersama rekan-rekannya sempat dilakukan pemeriksaan di Mapolsek Cikarang Barat untuk dimintai keterangan lebih lanjut.
"Kalau dikemudian hari Ditemukan tindak pidana, kami akan menelusuri lebih lanjut," tegas Kapolsek Cikarang Barat, Kompol Sutriesno. (Ihsan Fahmi).
