JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Tiga petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) Cipinang Muara diberi penghargaan oleh Pemerintah Kota Jakarta Timur.
Sebab, Tiga petugas PPSU tersebut telah menyelamatkan nyawa seorang bocah yang terseret arus dan sempat tenggelam di aliran Kanal Banjir Timur (KBT).
Adapun tiga petugas itu bernama Nain, Joko, dan Samuji. Penghargaan itu diberikan saat upacara peringatan Hari Pahlawan di Kantor Walikota Jakarta Timur, Rabu (10/11/2021).
"Ini bentuk perhatian dan kepedulian, khususnya dari Bapak Wali Kota terhadap petugas PPSU atas perlakuan dan bantuan kemanusiaan," ucap Lurah Cipinang Muara, Ciptono.
Kata Cipto, pemberian penghargaan dilakukan sebab aksi petugas PPSU itu dianggap heroik oleh masyarakat serta jajaran Pemerintah Kota Jakarta Timur.
"Kebetulan ini bertepatan dengan Hari Pahlawan dan kami selaku pihak kelurahan turut juga mengapresiasi apa yang sudah dilakukan tiga petugas PPSU dan ikut bangga," ucapnya.
Dikabarkan sebelumnya, tiga petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) Kelurahan Cipinang Muara, Jakarta Timur mendadak viral di media sosial.
Adapun tiga petugas itu bernama Nain, Joko, dan Samuji. Mereka melakukan aksi heroik dengan menyelamatkan seorang anak laki-laki berinisial N (11) yang terpeleset dan tenggelam di aliran Kanal Banjir Timur (KBT) Jalan Jenderal Basuki Rachmat, Kelurahan Cipinang Muara, Kecamatan Jatinegara, pada Selasa (2/11/2021) sekira pukul 15.00 WIB.
Joko menyampaikan kejadian itu bermula saat empat orang anak sedang bermain dorong-dorongan di aliran KBT.
Kata Joko, sebenarnya empat anak itu sudah diimbau untuk tak bermain di sana oleh rekan seprofesi bernama Nain, namun tak digubris. Mereka malah tetap bermain di lokasi.
"Temen saya, Bang Nain teriak-teriak suruh naik, tapi (anak-anak itu) pada enggak mau, turun lagi, turun lagi, akhirnya dia (anak-anak) tetap bercanda-canda di situ," ungkap Joko kepada wartawan di lokasi kejadian, Rabu (3/11/2021).
Lantas, Joko memantau aksi keempat anak yang tengah asyik bercanda di aliran KBT. Tiba-tiba, tiga dari empat anak hilang.
"Saya lihat yang tiga temannya itu hilang, tahu-tahunya yang satu, yang paling kecil teriak-teriak, minta tolong, saya buru-buru sigap, saya langsung lari ke bawah," ungkapnya.
Bersama Nain, Joko yang sebelumnya sedang bertugas menyapu jalan langsung turun ke aliran KBT. Kata dia, ada tiga anak yang terpeleset lalu tercebur ke aliran KBT itu.
Namun, dua anak berhasil menyelamatkan diri dengan cara berenang menuju ke tepi KBT.
Sedangkan satu anak tenggelam di cekungan saluran penghubung KBT yang diperkirakan kedalamannya pada saat kejadian mencapai 1,5 meter.
Lantas ketika di titik lokasi tenggelamnya korban, Joko mengangkat tubuh korban yang kurang lebih sudah berada di air selama 5-10 menit.
"Langsung buru-buru saya angkat, saya bopong, karena agak dalam, saya enggak begitu kuat ngangkatnya, saya minta tolong bantuan ke Bang Nain, buat bawa ke pinggir (tepi KBT)," ungkapnya.
Kemudian, rekan Joko yang lainnya bernama Samuji turut serta dalam proses pertolongan pertama korban berinisial N yang tinggal di RT 11/04 Kelurahan Pondok Bambu, Jakarta Timur.
Samuji memberikan napas bantuan serta meresusitasi jantung paru-paru (CPR) dengan memompa dada N yang pada kala itu kondisi tubuhnya sudah pucat dan lemas lantaran tenggelam dalam waktu yang cukup lama.
Upayanya itu berhasil, setelah dada N dipompa, dari mulutnya keluar air yang sebelumnya banyak tertelan ketika tenggelam. Si anak berhasil diselamatkan.
"Alhamdulillah dia bisa tersedak (keluar air), awalnya tubuh korban itu udah biru semua, bibir biru udah agak dingin lah, tapi masih kehendak Allah ya, masih diberikan hidup, bisa sadar," ungkap Samuji.
Selepas itu, lanjut Samuji, dengan menumpang salah satu mobil pengunjung KBT, tubuh N yang lemas dilarikan ke Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) SamMarie Basra yang tak jauh dari lokasi kejadian.
Menurut Samuji, Anak-anak tersebut memang kerap bermain di tengah aliran KBT. Di saat kemarau, memang arus KBT tak deras dan cenderung dangkal
Namun, karena pada Senin (1/11/2021) wilayah Jakarta Timur diguyur hujan deras, maka kedalaman aliran KBT saat ini meningkat bisa mencapai 1,5 meter. Hal itu akibat peningkatan debit air kali karena hujan tersebut.
"Sampai terakhir, sudah ketemu dengan orangtuanya (korban), sudah saya jelaskan kronologi kejadiannya, ya Alhamdulillah korban sudah pulih, rada sehat, udah bisa minum," ucapnya.
Karena aksi heroiknya itu Nain, Joko, dan Samuji diundang Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria ke Balaikota, Gambir, Jakarta Pusat.
Adapun undangan untuk ketiga petugas PPSU itu diketahui lewat komentar akun Instagram Riza yakni @arizapatria. Dia mengomentari unggahan video akun @ppsucipinangmuara yang menampilkan proses evakuasi N.
"Terima kasih sekali, mohon berkenan hadir, pada Rabu besok (3/11/2021) pukul 16.00 WIB di Balaikota, terima kasih, salam hormat untuk Ibu Bapak PPSU," tulisnya, Selasa (2/11/2021). (Cr02)
Tiga PPSU Cipinang Muara saat diberi penghargaan oleh pihak Pemerintah Kota Jakarta Timur, Rabu (10/11/2021) pagi. (Ist)
Telah Menyelamatkan Bocah, Terseret Arus Aliran KBT, Tiga PPSU Cipinang Muara Diberi Penghargaan oleh Pemkot Jaktim
