Telah Menyelamatkan Bocah Terseret Arus Aliran KBT, Tiga PPSU Cipinang Muara Diberi Penghargaan oleh Pemkot Jaktim

Kamis 11 Nov 2021, 02:35 WIB
Tiga PPSU Cipinang Muara saat diberi penghargaan oleh pihak Pemerintah Kota Jakarta Timur, Rabu (10/11/2021) pagi. (Ist)

Tiga PPSU Cipinang Muara saat diberi penghargaan oleh pihak Pemerintah Kota Jakarta Timur, Rabu (10/11/2021) pagi. (Ist)

Lantas, Joko memantau aksi keempat anak yang tengah asyik bercanda di aliran KBT. Tiba-tiba, tiga dari empat anak hilang.

"Saya lihat yang tiga temannya itu hilang, tahu-tahunya yang satu, yang paling kecil teriak-teriak, minta tolong, saya buru-buru sigap, saya langsung lari ke bawah," ungkapnya.

Bersama Nain, Joko yang sebelumnya sedang bertugas menyapu jalan langsung turun ke aliran KBT. Kata dia, ada tiga anak yang terpeleset lalu tercebur ke aliran KBT itu.

Namun, dua anak berhasil menyelamatkan diri dengan cara berenang menuju ke tepi KBT.

Sedangkan satu anak tenggelam di cekungan saluran penghubung KBT yang diperkirakan kedalamannya pada saat kejadian mencapai 1,5 meter.

Lantas ketika di titik lokasi tenggelamnya korban, Joko mengangkat tubuh korban yang kurang lebih sudah berada di air selama 5-10 menit.
 

"Langsung buru-buru saya angkat, saya bopong, karena agak dalam, saya enggak begitu kuat ngangkatnya, saya minta tolong bantuan ke Bang Nain, buat bawa ke pinggir (tepi KBT)," ungkapnya.

Kemudian, rekan Joko yang lainnya bernama Samuji turut serta dalam proses pertolongan pertama korban berinisial N yang tinggal di RT 11/04 Kelurahan Pondok Bambu, Jakarta Timur.

Samuji memberikan napas bantuan serta meresusitasi jantung paru-paru (CPR) dengan memompa dada N yang pada kala itu kondisi tubuhnya sudah pucat dan lemas lantaran tenggelam dalam waktu yang cukup lama.

Upayanya itu berhasil, setelah dada N dipompa, dari mulutnya keluar air yang sebelumnya banyak tertelan ketika tenggelam. Si anak berhasil diselamatkan.

"Alhamdulillah dia bisa tersedak (keluar air), awalnya tubuh korban itu udah biru semua, bibir biru udah agak dingin lah, tapi masih kehendak Allah ya, masih diberikan hidup, bisa sadar," ungkap Samuji.

Selepas itu, lanjut Samuji, dengan menumpang salah satu mobil pengunjung KBT, tubuh N yang lemas dilarikan ke Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) SamMarie Basra yang tak jauh dari lokasi kejadian.


Berita Terkait


News Update