Sambangi Polda Metro Jaya, Korban Olivia Anak Nia Daniaty Kompak Berkaos 'Tangkap dan Bongkar Mafia CPNS 9,7 Miliar'

Kamis 11 Nov 2021, 09:49 WIB
Korban Olivia Nathania beserta tim kuasa hukumnya. (foto: poskota/cr07)

Korban Olivia Nathania beserta tim kuasa hukumnya. (foto: poskota/cr07)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Korban Olivia Nathania kompak mengenakan kaos hitam bertulis 'Tangkap dan Bongkar Mafia CPNS 9,7 Miliar', saat menyambangi Polda Metro Jaya untuk menyerahkan bukti ke penyidik.

Kuasa hukum korban Olivia Nathania, Odie Hudiyanto menjelaskan sengaja mendesain khusus kaos tersebut. Sebagai bentuk pengingat bahwa ada isu yang merugikan banyak orang hingga miliaran rupiah.

"Baju kami desain khusus ya, baju murahan lah. Sebagai pengingat bahwa ini ada isu besar yg mesti diselesaikan oleh pihak kepolisian," jelas Odie kepada awak media di Polda Metro Jaya, Rabu (10/11/2021).

Dia mengaku geram melihat sikap Olivia Nathania yang dinilai tidak kooperatif. Putri Nia Daniaty tersebut diketahui sudah beberapa kali absen pemeriksaan usai statusnya naik ke tahap penyidikan.

Menurutnya perempuan yang akrab disapa Oi itu tak perlu khawatir hadir jika merasa tidak bersalah.

"Sudahlah kalau dia yakin bahwa dia benar, datang saja sendiri. Jangan nunda-nunda. Ini sudah yang ke tiga kali mungkin," terangnya 

Odie memohon agar pihak kepolisian dapat lebih tegas lagi menangani kasus Oi beserta jaringan bisnis iming-iming CPNS-nya. Dia meyakini ada lebih banyak orang yang menajdi korban namun tak berani melaporkan ke pihak kepolisian.

"Saya yakin kepolisian sudah cepat dan tepat, tapi jangan sampai pihak kepolisian dipermainkan oleh Oli dan Raf," tutur Odie.

Rencananya, lanjut Odie, istri Rafly N. Tilaar itu akan kembali di panggi hari ini, Kamis (11/11/2021) untuk proses pemeriksaan.

Diketahui, usai diperiksa dua kali, kasus dugaan penipuan, penggelapan, dan pemalsuan surat yang menjerat Olive Nathania itu naik status perkara.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus mengungkapkan penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya telah melaksanakan gelar perkara.

Hasilnya, penyidik meningkatkan status perkara dari penyelidikan ke tahap penyidikan.

Olivia Nathania sudah dipanggil dua kali untuk jalani proses pemeriksaan usai status naik sidik. Namun dia selalu absen.

Sekadar informasi, Anak Nia Daniaty, Olivia beserta Suaminya, RAF, dilaporkan ke Polda Metro Jaya karena diduga menipu 225 orang yang dijanjikan masuk Pegawai Negeri Sipil (PNS), Jumat (24/9/2021). Keduanya dilaporkan atas dugaan kasus penipuan, penggelapan dan pemalsuan surat.

Lihat juga video “Tuntut Kenaikan Upah, Ratusan Buruh Gelar Aksi Demo di Depan Gedung Pemkot Bekasi”. (youtube/poskota tv)

Pelaporan disampaikan oleh kuasa hukum para korban, Odie Hudiyanto ke Polda Metro Jaya. Keduanya disangkakan Pasal 378 KUHP dan atau Pasal 372 KUHP dan atau Pasal 263 KUHP.

Laporan ini teregister dengan laporan polisi bernomor LP/B/4728/IX/SPKT/POLDA METRO JAYA, Tanggal: 23 September 2021.

Modusnya, Olivia diduga menjanjikan 225 orang untuk mengikuti tes calon aparatur sipil negara (ASN) atau pegawai negeri sipil (PNS) dan TNI-Polri, jika menyetor sejumlah uang.

Total kerugian sekira Rp9,6 miliar diduga telah diberikan korban. (cr07)
 


Berita Terkait


News Update