Gawat, WSBK dan MotoGP Terancam Batal Karena Indonesia Dianggap Tak Patuhi Penerapan Uji Doping oleh WADA

Minggu 10 Okt 2021, 15:00 WIB
WSBK dan MotoGp terancam batal karena Indonesia dianggap tak patuhi penerapan uji doping oleh WADA.  (Foto/wsbk)

WSBK dan MotoGp terancam batal karena Indonesia dianggap tak patuhi penerapan uji doping oleh WADA.  (Foto/wsbk)

"Masalah itu muncul kalau kita benar-benar di-ban (dihukum), ini kan belum," ujar Zainudin.

"Kami masih diminta klarifikasi (oleh WADA), maka kami akan berusaha untuk mengklarifikasi," lanjutnya.

Ia mengatkan, pihaknya menyebut ketidaksesuaian antara perencanaan dan realisasi test doping Indonesia disebabkan karena adanya pandemi Covid-19.

Imbas dari kondisi pandemi tersebut, semua aktivitas olahraga terhenti.

Hal itulah yang menurutnya menjadikan tes doping Indonesia tidak sesuai rencana.

Selain itu, Kemenpora juga sudah mengirimkan surat klarifikasi ke WADA meskipun sedikit terlambat karena permintaan klarifikasi ternyata sudah diterima sejak September lalu.

Namun dari surat klarifikasi Kemenpora RI ke WADA diketahui, LADI berencana mengirim 700 sampel dari rencana tes doping PON ke WADA.

LADI berencana mengambil 300 tes doping pada 2021, namun saat ini capaian maksimum tes doping di kuarter pertama dan kedua baru 72 sampel.

Kabar Indonesia terancam sanksi WADA ini merupakan mimpi buruk para atlet yang sering mengharumkan nama Indonesia di dunia Internasional.

Video Tak Terima Keputusan Wasit, Atlet Tinju Saling Baku Hantam di PON XX Papua 2021. (youtube/poskota tv)

Dalam hal ini, atlet Indonesia terancam tak bisa mewakili 'Indonesia' saat Sea Games, Asian Games, maupun Olimpiade.

Jika sanksi ini diterapkan, Indonesia tak bisa mengumandangkan lagu Indonesia raya, mengibarkan merah putih di SEA Games Vietnam 2021 yang tertunda dan Asian Games Hangzhou 2022 mendatang. (ahmad faisal muzaki)





 


Berita Terkait


News Update