Pelanggar Prokes Dikenakan Denda, Pedagang: Jangan Pak...Dagang Lagi Sepi

Rabu 07 Jul 2021, 15:53 WIB
Samsudin (57) seorang pedagang soto Makassar (Luthfi)

Samsudin (57) seorang pedagang soto Makassar (Luthfi)

SERANG, POSKOTA.CO.ID - Tim gabungan yang terdiri dari Satpol-PP, Polres Kota Serang serta Kejari Serang melakukan sidang di tempat bagi pelanggar Prokes.

Di hari pertama penerapan sidang di tempat ini, sebanyak 58 pelanggar  disidangkan oleh Kejari Serang. Berdasarkan Perda nomor 1 tahun 2021, pelanggar Prokes diberikan sanksi denda atau kurungan.

Namun dalam praktiknya, sejumlah pelanggar yang terjaring itu ada yang menerima dengan aturan itu, ada juga yang menolak atau protes.

Harir (54) penjual uduk di kawasan pasar lama, Kota Serang yang terjaring razia karena menerima makan di tempat mengaku pasrah dengan resiko yang dialaminya.

"Tadi ada dua orang yang makan di tempat, saya layani aja," ujarnya, Rabu (7/7/2021).

Harir sendiri menyadari apa yang ia lakukan itu salah, makanya ia pasrah dan menerima.

"Ya, saya sudah tau himbauannya, makanya saya pasrah aja kalaupun kena denda, apalagi masuk ke kas daerah uangnya," ujarnya.

Berbeda dengan Harir, Samsudin (57) seorang pedagang soto Makassar di dekat pasar lama, Kota Serang melakukan protes dengan tindakan yang dilakukan oleh pemerintah ini.

"Seharusnya sosialisasi dulu dong! Kami diberi tahu bahwa ada sanksi denda dan kurungan kalau tetap menerima pelanggan yang makan di tempat," ujarnya.

Namun yang terjadi, sampai saat ini, Samsudin mengaku belum mengetahui adanya aturan itu, sehingga ketika ada yang mau makan di tempat, ia layani.

"Tadi ada empat orang yang makan di tempat," ucapnya. 

Hal yang sama juga dikatakan Mulhat (46) yang berjualan di pasar lama. Mulhat mengaku kalau untuk sanksi denda keberatan, apalagi kondisi ya sedang susah seperti ini.

"Berjualan saja sepi pak, lagi pada susah sekarang mah," ungkapnya.

Mulhat mengaku lebih baik sanksi itu berupa teguran atau kerja sosial saja, karena kalau untuk denda pasti memberatkan.

"Saya sebenarnya selalu bawa dan pakai masker. Cuma pas tadi ada petugas, masker saya simpen," akunya.(kontributor Banten/luthfillah)


Berita Terkait


News Update