Meski Turun, Harga Cabai Rawit Merah Tetap 'Pedas'

Rabu 03 Mar 2021, 22:55 WIB
Pedagang cabai di Pasar Kramat Jati, Jakarta Timur. (ifand)

Pedagang cabai di Pasar Kramat Jati, Jakarta Timur. (ifand)

Sementara itu, Yuni (34), pemilik warteg di wilayah Jatinegara menuturkan, kenaikan harga cabai rawit merah menyulitkan warga. Terlebih, cabai rawit merah menjadi bahan utama dalam membuat berbagai macam kuliner khas Indonesia.

"Saya punya usaha rumah makan, pelanggan kan setiap hari datang maunya pasti harus ada sambal. Jadi saya akalinnya takaran cabainya dikurangin, jadi enggak pedas," tuturnya.

Baca juga: Warga Keluhkan Harga Cabai Meroket, Tapi Kualitasnya Turun

Atas kondisi itu, Yuni dan warga lainnya berharap pemerintah segera mengambil tindakan untuk menurunkan harga cabai. Pasalnya, tingginya harga cabai sudah terjadi selama beberapa bulan ini namun belum ada juga jalan keluarnya.

"Kalau begini terus jualan juga nggak ada untungnya, karena bahan baku mahal, sementara jualan masih tetap normal," pungkasnya. (ifand/ys)


Berita Terkait


News Update