TANGSEL - Entah salah didik atau salah pergaulan. Satu cewek ABG dan dua bocah lelaki sudah berani jadi bandit.
Modusnya pun meniru penjahat kawakan, memelas berlagak minta tolong. Ketika pemilik warung lengah, mereka menggasak tabung gas melon.
Diteriaki maling, dua dari trio bocah ini ditangkap massa di Jalan Aria Putra, Pamulang, Tangerang Selatan (Tangsel), Senin (9/11/2020) malam.
“Ampun om, jangan dibawa ke polisi. Kami tobat, baru kali ini mencuri,” rengek si cewek saat diinterogasi massa.
Gadis remaja 13 tahun ini terus menerus mewek, begitu pula dengan temannya cowoknya berusia 12 tahun.
“Tolong om, lepaskan kami. Janji nggak maling lagi, sumpah,” ucap remaja yang di kedua lengannya dihiasi tato.
Sedangkan rekannya yang mengendarai motor lolos dari kejaran massa.
Baca juga: Curi Tabung Gas, 3 Bandit Spesialis Toko Kelontong Dibekuk, 1 Dibedil
Tapi amarah massa yang sudah memuncak, membuat cowok ABG itu mendapat bogem mentah.
“Belagu nggak mau nyolong lagi, lihat tato mu, mirip penjahat,” bentak seorang warga.
Massa pun berteriak, ’bakar, bakar!’ Bersamaan itu datang Babinsa Koramil 03 Ciputat, Pelda Nata Kusuma.
“Hampir diamuk massa, karena massa berteriak agar dibakar, tapi berhasil kami redam dan meminta polisi datang,” ucap Pelda Nata.
Tak lama berselang mobil patroli polisi datang.
Cowok cewek ABG ini diangkut ke Polsek Pamulang bersama tabung gas melon yang gagal dicuri dan sebuah gitar kecil.
Sementara ibu muda pemilik warung Firda (22), bersama suaminya dimintai keterangan sebagai saksi korban.
Belas Kasihan
Ulah jahat boca-bocah itu terjadi sekitar pukul 19:10, ketika ketiganya boncengan satu motor singgah ke warung kelontong yang juga menjual bensin eceran.
Dua bocah itu turun menghampiri Firda yang sedang menjaga warungnya. Si cewek berlagak meminta belas kasih dengan menawarkan handphone untuk dijual.
“Satu cowok di atas motor, dua lainnya mau menjual HP seikhlasnya, tapi saya bilang enggak punya uang,” kata Firda.
Baca juga: Kerusuhan Pecah di Swedia Pasca Al-Quran Dibakar Aktivis Sayap Kanan
Mendapat jawaban itu, si cewek kemudian memelas meminta bensin setengah liter untuk mengisi tangki motor mereka.
Lantaran berniat menolong, ibu muda bergegas ke belakang mengecek stok bensin.
“Sambil ke belakang, panggil suami, karena orangnya itu bertato, saya gemetar juga. Saya balik lagi dan bilang, ‘bensinnya nggak ada mas’, terus mereka lari ke temannya, sambil berkata, ‘udah yuk, bensin udah ada, ayo jalan, jalan, cepatan jalan,’ menyuruh kawannya ngegas motor,” sambungnya.
Ketika suaminya datang, ia melihat tabung 3 Kg telah telah berkurang satu. Saat ketiganya tancap gas, Firda melihat salah satunya menyembunyikan tabung gas.
“Suami saya lalu mengejar sambil berteriak maling,” kata ibu satu anak ini.
Baca juga: Disergap Malah Todongkan Pisau, Polisi Tembak Pemalak
Lantaran kondisi jalan saat itu padat kendaraan, suami Firda menyergap dua bocah yang dibonceng.
Spontan warga sekitar turun tangan menyergap ketiga pelaku.
Tapi, si bocah yang mengemudikan motor lolos, sedangkan dua temannya ditangkap. (iw/ird/ys)
