“Hampir diamuk massa, karena massa berteriak agar dibakar, tapi berhasil kami redam dan meminta polisi datang,” ucap Pelda Nata.
Tak lama berselang mobil patroli polisi datang.
Cowok cewek ABG ini diangkut ke Polsek Pamulang bersama tabung gas melon yang gagal dicuri dan sebuah gitar kecil.
Sementara ibu muda pemilik warung Firda (22), bersama suaminya dimintai keterangan sebagai saksi korban.
Belas Kasihan
Ulah jahat boca-bocah itu terjadi sekitar pukul 19:10, ketika ketiganya boncengan satu motor singgah ke warung kelontong yang juga menjual bensin eceran.
Dua bocah itu turun menghampiri Firda yang sedang menjaga warungnya. Si cewek berlagak meminta belas kasih dengan menawarkan handphone untuk dijual.
“Satu cowok di atas motor, dua lainnya mau menjual HP seikhlasnya, tapi saya bilang enggak punya uang,” kata Firda.
Baca juga: Kerusuhan Pecah di Swedia Pasca Al-Quran Dibakar Aktivis Sayap Kanan
Mendapat jawaban itu, si cewek kemudian memelas meminta bensin setengah liter untuk mengisi tangki motor mereka.
Lantaran berniat menolong, ibu muda bergegas ke belakang mengecek stok bensin.
“Sambil ke belakang, panggil suami, karena orangnya itu bertato, saya gemetar juga. Saya balik lagi dan bilang, ‘bensinnya nggak ada mas’, terus mereka lari ke temannya, sambil berkata, ‘udah yuk, bensin udah ada, ayo jalan, jalan, cepatan jalan,’ menyuruh kawannya ngegas motor,” sambungnya.
