Warga Bartim: Perusahaan Tambang Bunuh Kami, Pemprov Kalteng Abai

Kamis 15 Okt 2020, 14:09 WIB
Warga Barito Timur resah lahan kebun karet mereka digusur. (ist)

Warga Barito Timur resah lahan kebun karet mereka digusur. (ist)

Baca juga: Lahan Bekas Tambang Jadi Wisata, Aspek Lingkungan Harus Diperhatikan

Sampai saat ini patok perusahaan tambang tersebut tertanam seluas ± 5700 hektare, melintang sejauh tujuh desa dari Turan Amis, Lenggang, Unsum, Batuah, Sibung, Baruyan dan Puri di Kecamatan Raren Batuah, Kabupaten Barito Timur (Bartim), Kalimantan Tengah (Kalteng).

"Kami hanya ingin menjaga hak tanah kami dan menjaga kelestarian Bumi Tambun Bungai dari deforestasi akibat penambangan," imbuhnya. (*/ys)


Berita Terkait


News Update