JAKARTA - Pemkot Jakarta Pusat mendistribusikan 110 kartu pekerja kepada para pekerja atau buruh. Diharapkan kartu tersebut dapat membantu meringankan beban para pekerja.
Pendistribusian kartu pekerja secara simbolis dilakukan Asisten Ekonomian dan Pembangunan (Ekbang) Jakpus, Bakwan Ferizan Ginting bersama Kasudin Tenaga Kerja Transmigrasi dan Energi Jakarta Pusat, Fidiyah Rokhim, di kantor walikota, Kamis (12/3/2020).
Ginting mengatakan program ini untuk meningkatkan kesejahteraan pekerja/buruh di DKI Jakarta khususnya Jakarta Pusat. “Program kartu pekerja dapat meringankan beban biaya pangan, pendidikan dan tranportasi pekerja atau buruh,” katanya.
Kasudin Nakertrans dan Energi Jakpus, Fidiyah Rokhim menambahkan sejak janurai hingga Maret 2020 telah dua kali menyalurkan kartu pekerja. Pertama sebanyak 76 kartu pekerja dan hari ini menyalurkan 110 kartu pekerja, sehingga totalnya 186 kartu pekerja.
“Tidak ada target pembagian kartu pekerja, sepanjang mereka mengajukan akan kami proses dan validasi. Kami terus mensosialisasikan dan mendorong para pekerja di Jakarta Pusat memiliki kartu pekerja,” jelas Fidiyah.
Sementara itu, Dian, Tenaga Pendidik Taman Siswa 2 Jakarta mengaku kartu pekerja sangat bermanfaat dan membantu. Karena dirinya bisa berbelanja kebutuhan pokok di bazar murah Pasar Jaya dengan harga di bawah pasaran. Yaitu dengan uang Rp 95 ribu bisa membeli lima item kebutuhan pokok beras, telur, daging, daging ayam dan ikan. “kami sangat terbantu sekali bisa mengurangi biaya hidup sehari-hari,” ucapnya. (tarta/yp)
