BANDUNG - Universitas Kristen Maranatha (UK Maranatha) resmi memiliki rektor baru masa bakti 2020-2024, Profesor Sri Widiyantoro. Sejumlah langkah strategis telah ia siapkan demi mewujudkan visi dan misi perguruan tinggi swasta di Kota Bandung ini.
Sri menyampaikan tekadnya untuk menciptakan generasi yang inovatif, responsif, kreatif, serta terampil sebagaimana fungsi dari sebuah kampus atau perguruan tinggi.
"Untuk itulah, Universitas Kristen Maranatha yang berlokasi di Bandung, Jawa Barat menciptakan misi untuk mengembangkan cendekiawan yang andal berdasarkan ilmu pengetahuan, seni, serta teknologi abad ke-21 dengan berlandaskan kasih dan keinginan untuk saling bekerja sama satu dengan yang lain," kata Sri dalam keterangan tertulis, Selasa (3/3/2020).
Menurutnya, sejak didirikan pada 1965, UK Maranatha telah mencetak puluhan ribu generasi penerus bangsa yang cerdas serta mumpuni dalam bidang ilmu pengetahuan, serta berkarakter unggul.
“Mentalitas untuk selalu mengusahakan yang terbaik sangat perlu untuk ditumbuh-kembangkan pada setiap individu keluarga besar Maranatha,” ujar Sri.
Sampai dengan sekarang, UK Maranatha memiliki sekitar 8.000 mahasiswa aktif dan telah mencetak lulusan lebih dari 40.000 SDM unggul Indonesia. UK Maranatha memiliki 28 Program Studi dan 9 Fakultas, yaitu Fakultas Kedokteran, Fakultas Kedokteran Gigi, Fakultas Psikologi, Fakultas Teknik, Fakultas Ekonomi, Fakultas Bahasa & Budaya, Fakultas Seni Rupa & Desain, Fakultas Teknologi Informasi, dan Fakultas Hukum yang masing-masing memiliki keunggulan khas.
UK Maranatha pun telah membuka dua program studi baru, yaitu Program Sarjana Arsitektur dengan keunggulan aspek creativepreneurship, dan Program Magister Ilmu Komputer yang berfokus pada analisis big data.
Sementara itu, untuk Fakultas Kedokteran dan Fakultas Kedokteran Gigi, telah memiliki fasilitas rumah sakit yang dapat dirasakan juga manfaatnya oleh masyarakat umum. Rumah sakit tersebut adalah RSGM Maranatha dan RS UKM (Unggul Karsa Medika), di bawah naungan Yayasan Perguruan Tinggi Kristen Maranatha (YPTKM).
Adapun untuk menjalankan visi UK Maranatha, Sri mengaku bersama pengurus yang baru telah memiliki sejumlah persiapan. Antara lain dengan melakukan penyempurnaan pada Standar Perguruan Tinggi Universitas Kristen Maranatha 2.0, melakukan pengembangan pada Sistem Informasi Sumber Daya Terintegrasi (Sister), dan memperbarui Sistem Akademik Terpadu (SAT) untuk pelayanan akademik mahasiswa yang prima.
"Selain itu juga dengan mengembangkan pembelajaran digital dalam menghadapi era disrupsi, rencana mendirikan Fakultas Pendidikan agar menghasilkan tenaga pendidik atau guru unggul sehingga dapat berkontribusi pada pendidikan SDM unggul di Indonesia, dan masih banyak lagi,” tuturnya.
Dalam jangka pendek, katanya, UK Maranatha juga telah menyiapkan beberapa program khusus untuk meningkatkan akses pendidikan tinggi bagi masyarakat luas di Indonesia.
