TANGSEL - Ratusan perusahaan nasional dan asing siap membantu pemerintahan kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) mewujudkan proyek pembangunan pembangkit listrik tenaga sampah (PLTSa) Ciepucang. "Alhamdulillah.. Ternyata jumlahnya memcapai sekitar 300 perusahaan nasional dan asing yang siap membantu dan mewujudkan kehadiran PLTSa Cipeucang sebagai salah satu alternatif teknologi yang tepat untuk pembangkit listrik dari sampah buangan, " kata Wali Kota Tangsel Airin Rachmi Diany, didampingi Wakil Wali Kota Benyamin Davnie dan Deputi Bidang Perencanaan Penanaman Modal di Badan Koordinasi Penanam Modal (BKPM) setempat, Ikmal Lukman saat market sounding PLTSa Cipeucang di Serpong, Selasa (21/5/2019). Kondisi TPA Cipeucang sudah penuh atau overload, sehingga perlu dicari penangganan atau alternatif lain menguranginya yaitu memanfaatkan sampah buangan menjadi listrik. Menurut Airin, kegiatan market sounding ini selain untuk menerima masukan dalam penyempurnaan OBC dan menjadi usulan penyusunan FBC juga untuk menjajaki sejauh mana minat investor terhadap pembangunan PLTSa di Kota Tangsel. Investasi Senilai 119 Juta Usd Ditambahkan, Deputi Bidang Perencanaan Penanaman Modal BKPM, Ikmal Lukman, market sounding tersebut adalah kali pertama dengan peminat yang banyak, bahkan dari pihak distributor pun turut hadir yang mencapai sekitar 300 pengusaha nasional dan asing yang diperkebalkan serta menawarkan proyek dengan skema KPBU. Tujuan kegiatan Market Sounding ini adalah, untuk mendapatkan masukan ( feedback ) dari pasar terhadap bentuk kerjasama yang ditawarkan. Disamping untuk menyampaikan keberadaan proyek ini kepada pasar. Feedback dimaksud tidak saja dari sisi teknis tetapi juga sisi keuangan, sosial dan lingkungan bahkan alokasi risiko yang ditawarkan. Selanjutnya feedback tersebut akan menjadi masukan dalam penyempurnaan Outline Business Case (OBC). "Total kebutuhan investasi proyek ini sekitar 119 juta USD serta Internal Rate Return / (IRR) sekitar 10 persen dengan masa konsesi selama 20 tahun dan pengembalian investasi dengan menggunakan skema tipping fee sebesar Rp650 ribu per ton dengan penjaminan ( Government Guarantee ) dari PT. Penjamin Infrastruktur Indonesia (PT. PII)," katanya. (anton/mb)
Ratusan Pengusaha Nasional dan Asing Bantu Pembangunan PLTSa Cipeucang
Rabu 22 Mei 2019, 08:48 WIB

Editor
[email protected] Follow Poskota
Cek berita dan informasi menarik lainnya di Google News sekaligus ikuti WhatsApp Channel POSKOTA untuk update artikel pilihan dan breaking news setiap hari.
Berita Terkait
Bekasi
Pemkot Bekasi Batalkan Proyek Konssorsium PLTSa Bantargebang Senilai Rp1,6 Triliun
Jumat 21 Jun 2024, 21:17 WIB
News Update
DPR Tolak Rencana Sekolah Daring 2026 Demi Hemat BBM, Risiko Learning Loss dan Psikologis Siswa
Rabu 25 Mar 2026, 11:32 WIB
Nasional
Kapan Jadwal Masuk Anak Sekolah usai Libur Lebaran 2026? Cek Infonya
25 Mar 2026, 10:05 WIB
Nasional
Lonjakan Kendaraan Arus Balik 2026, Skema One Way Nasional Bisa Berlanjut Lebih Lama
25 Mar 2026, 07:49 WIB
Nasional
Benarkah April 2026 Sekolah Kembali Daring? Ini Fakta dan Alasan yang Perlu Diketahui
25 Mar 2026, 07:28 WIB
HIBURAN
Siapa Hendrik Irawan? Mitra MBG yang Viral usai Joget dan Klaim Insentif Rp6 Juta per Hari
24 Mar 2026, 15:45 WIB
JAKARTA RAYA
Wisata Nirmala Bogor jadi Primadona Berkat Pembangunan Jalan Era Bupati Rudy Susmanto
24 Mar 2026, 14:57 WIB
HIBURAN
Video Viral Mitra MBG Joget Klaim Insentif Rp6 Juta per Hari, Berujung Laporan Polisi
24 Mar 2026, 14:40 WIB
Nasional
Puncak Arus Balik Mudik Lebaran 2026 Diprediksi 24 Maret, Ini Imbauan untuk Pemudik
24 Mar 2026, 14:00 WIB
EKONOMI
Operasional Bank BCA Buka Tanggal Berapa Usai Libur Lebaran? Cek Jadwalnya
24 Mar 2026, 13:30 WIB
EKONOMI
Harga Emas Antam Hari Ini Masih Stabil di Angka Rp2,8 Juta per Gram, Buyback Turun
24 Mar 2026, 11:55 WIB
Nasional
One Way dan Contraflow Mulai Berlaku untuk Arus Balik Lebaran Arah Jakarta
24 Mar 2026, 11:30 WIB