JAKARTA - Pengamat politik dari Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta, Adi Prayitno, mengomentari hasil debat capres antara capres nomor urut 01 Joko Widodo dan capres nomor urut 02 Prabowo Subianto. Adi mengatakan, petahana bicara bukti, implementasi program konkrit dan serangan-serangan merepotkan. "Sementara penantang lebih banyak retorika dan mengklarifikasi," katanya. Padahal, lanjut Adi, sebagai penantang seharusnya lebih ofensif bukan defensif. "Karena petahana bicara data, tinggal dicek apakah datanya valid seperti tak ada konflik agraria, kerusakan hutan dan lain-lian," katanya. Debat putaran kedua itu digelar di Hotel Sultan Jakarta, Minggu (18/2/2019) malam. Berbeda dari debat pertama, debat putaran kedua hanya mempertemukan Jokowi dan Prabowo. Acara dipandu Tommy Tjokro dan Anisha Dasuki. (rizal/yp)
Debat Capres, Pengamat: Petahana Bicara Bukti, Penantang Tak Ofensif
Minggu 17 Feb 2019, 23:57 WIB
Editor
[email protected] Follow Poskota
Cek berita dan informasi menarik lainnya di Google News sekaligus ikuti WhatsApp Channel POSKOTA untuk update artikel pilihan dan breaking news setiap hari.
News Update
JAKARTA RAYA
Viral Penumpang KRL Berjatuhan di Eskalator Stasiun Bekasi, KAI Commuter Bantah Ada Kerusakan Sistem