Debat Capres, Pengamat: Petahana Bicara Bukti, Penantang Tak Ofensif

Minggu 17 Feb 2019, 23:57 WIB

JAKARTA - Pengamat politik dari Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta, Adi Prayitno, mengomentari hasil debat capres antara capres nomor urut 01 Joko Widodo dan capres nomor urut 02 Prabowo Subianto. Adi mengatakan, petahana bicara bukti, implementasi program konkrit dan serangan-serangan merepotkan. "Sementara penantang lebih banyak retorika dan mengklarifikasi," katanya. Padahal, lanjut Adi, sebagai penantang seharusnya lebih ofensif bukan defensif. "Karena petahana bicara data, tinggal dicek apakah datanya valid seperti tak ada konflik agraria, kerusakan hutan dan lain-lian," katanya. Debat putaran kedua itu digelar di Hotel Sultan Jakarta, Minggu (18/2/2019) malam. Berbeda dari debat pertama, debat putaran kedua hanya mempertemukan Jokowi dan Prabowo. Acara dipandu Tommy Tjokro dan Anisha Dasuki. (rizal/yp)


News Update