PEMBANGUNAN Stadion BMW di Sunter Agung, Tanjung Priok, Jakarta Utara, dijadwalkan mulai 2019 dan ditargetkan rampung 2021. Tetapi siapa pelaksana yang bakal mengerjakan mega proyek ini, masih tarik menarik. Gubernur Anies Baswedan menginginkan pembangunan stadion bertaraf internasional itu dikerjakan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) DKI Jakarta yakni PT Jakarta Propertindo (Jakpro). Sedangkan DPRD menginginkan pembangunan Stadion BMW diserahkan Dinas Olahraga DKI Jakarta. Anies beralasan memilih Jakpro untuk membangun stadion megah yang bakal menyedot dana Rp4,5 triliun itu, karena lebih profesional dalam mengelola dan melakukan pemeliharaan dibandingkan Dinas Olahraga DKI Jakarta. Sementara Dewan berdalih ingin menyerahkan pembangunan proyek Stadion BMW ke Dinas Olahraga DKI Jakarta antara lain agar Jakpro fokus melanjutkan proyek Light Rail Transit (LRT) fase II. Tarik menarik pelaksana proyek stadion megah yang diproyeksikan menjadi markas Persija itu tentu menjadi perhatian publik. Di cafe dan ruang publik mana pun, mereka menyoroti tarik menarik seputar pembangunan Stadion BMW. Bila mengacu pada program Anies-Sandiaga, pembangunan Stadion BMW sebenarnya sudah meleset dari jadwal alias molor. Duet pimpinan di lingkungan Pemprov DKI Jakarta ini, awalnya menjanjikan pengerjaan proyek stadion itu, pada Oktober 2018. Anies-Sandiaga merasa perlu menghadirkan Stadion BMW, karena belum adanya stadion sebagai kandang tim ‘Macan Kemayoran’. Stadion bertaraf internasional ini juga kelak bisa menjadi kebanggaan warga Jakarta. Namun entah karena apa hingga kini pembangunan Stadion BMW tak kunjung dikerjakan. Bahkan, belakangan ketika rencana yang sepertinya terlihat sudah matang dimana markas Persija pada 2019 dijadwalkan sudah mulai dibangun, sesama stakeholder (pemangku jabatan) malah silang pendapat seputar pelaksana mega proyek itu. Wajar saja bila muncul pertanyaan dari publik, ada apa gerangan dengan mega proyek pembangunan Stadion BMW, sehingga tarik menarik antara eksekutif dengan legislatif begitu kuat? Terlepas dari tarik menarik itu, publik tentu berkeinginan pembangunan stadion bertaraf internasional ini dikerjakan secara profesional. Dengan demikian Stadion BMW bisa hadir tepat waktu dengan kualitas yang oke. Selain itu, publik juga berharap jangan sampai dalam pembangunan stadion bertaraf internasional ini, uang rakyat menjadi bancakan. Karena itu, publik mendorong agar KPK mengawasi dengan ketat mega proyek yang menyedot dana triliunan rupiah itu. @*
Tarik Menarik Proyek Stadion BMW
Kamis 22 Nov 2018, 05:12 WIB
Editor
[email protected] Follow Poskota
Cek berita dan informasi menarik lainnya di Google News sekaligus ikuti WhatsApp Channel POSKOTA untuk update artikel pilihan dan breaking news setiap hari.