Upaya Kurangi Banjir

Kamis 15 Nov 2018, 05:00 WIB

HUJAN kini sering mengguyur  wilayah Jakarta. Bahkan akibat hujan deras delapan kelurahah di lima kecamatan di Jakarta Selatan belum lama ini terendam banjir. Puluhan keluarga pun terpaksa mengungsi. Meski Pemprov DKI Jakarta sudah melakukan  segala daya, seperti menormalisasi kali, mengeruk kali, dan upaya lainnya, tetapi banjir masih saja menghantui kehidupan  warga. Sesuai dengan data, sedikitnya masih 30 lokasi di Jakarta yang rawan banjir.  Lokasi banjir paling banyak di wilayah Jakarta Selatan. Rinciannya empat  titik di Jakarta Pusat, 13 titik di Jakarta Selatan, empat titik di Jakarta Timur, empat titik di Jakarta Barat, dan tiga titik di Jakarta Utara. Terkait masih banyaknya lokasi rawan banjir, Gubernur Anies Baswedan pun tidak menampik.  Ia mengklaim lokasi  rawan banjir itu  dimonitor secara intensif oleh Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta. Selain petugas di lingkungan Pemprov DKI Jakarta, tak kurang dari 1.400 relawan dikerahkan untuk melakukan monitoring antisipasi di lapangan. Tugas mereka sekaligus memberikan peringatan dini (early warning). Menghadapi banjir saat ini, Anies mengaku sudah menyiapkan dua langkah jitu yakni membuat sumur resapan secara massal dan meminta warga cepat tanggap dengan bila datang air bah. Aneka upaya dan daya Pemprov DKI Jakarta mengusir banjir  tentu kita apresiasi. Apalagi tahun ini tak kurang dari Rp4,5 triliun dana bersumber Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) sudah digelontorkan untuk mengatasi banjir. Hanya saja untuk mengurangi  banjir,   warga ibukota tidak bisa sepenuhnya menyerahkan kepada Pemprov DKI Jakarta yang sepertinya belum menemukan solusi pas, tetapi harus berpartisipasi  aktif. Peran aktif itu misalnya  jangan membuang sampah di kali,  menjaga kebersihan saluran air, menanam pohon di sekitar rumah, membuat lubang biopori, membuat sumur serapan dan lainnya. Ingat  40 persen wilayah Jakarta berada di bawah permukaan laut. Artinya, bila hujan besar, apalagi dibarengi air laut pasang, permukiman warga ibukota, terutama  yang berada di pesisir rentan terendam banjir. Karena itu, tidak ada salahnya bila Pemprov DKI Jakarta segera membuat tanggul raksasa di pantai utara Jakarta. @*


News Update