PEKAN terakhir ini banyak sanjungan buat kaum wanita atau perempuan. Memamg di bulan April ini adalah bertepatan hari kelahiran sang pejuang emansipasi Kartini. Wanita ini bejuang mengangkat derajat kaumnya di negeri tetrcinta ini. Dan itu adalah satu suport atau dorongan dan semangat yang luar biasa bagi perempuan khususnya di Indonesia. Betapa perempuan pada zamannya hanya bergerak antara kamar tidur dan dapur. Nah, perjuangannya tak sia-sia, di mana para wanita mampu mengusir penjajah dari Nusantara. Dan sampai sekarang ini, perempuan sudah sejajar, bahkan bisa jadi lebih dari lelaki? Ya, bayangkan saja selain mengurus keluarga suami dan anak-anaknya, masih bisa berkarier, di bidang usaha dan politik. Banyak perempuan di dunia yang sukses. Jadi presiden, perdana menteri, menteri, gubernur,bupati dan banyak lagi jabatan tinggi. Bahkan kiprahnya sangat mengejutkan. Ada yang mampu menenggelamkan kapal di laut, seperti yang dilakukan Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Susi Pudjiastuti. Perlulah diacungi jempol. Tapi, kita juga sangat prihatin karena banyak kaum hawa yang salah jalan. Jadi pejabat, sebagian ada yang korupsi. Gayanya nggak mau kalah sama lelaki pejabat yang menyimpang. Wanita memimpin kejahatan di jalanan, begal dan pencurian. Penipuan, dan jadi kurir narkoba dan rela menyembunyikan barang haram itu di tempat yang sangat rahasia di tubuhnya. Merampas motor sama komplotannya. Ya, kalau selamat, tapi kalau lagi apes digebuki massa sampai babak belur! Kartini pernah berkata; ‘Terkadang kesulitan harus kamu rasakan terlebih dahulu sebelum kebahagiaan yang sempurna datang kepadamu!” Tapi, wahai kaum perempuan, untuk menempuh itu semua bukan lewat jalan kejahatan! -massoes
Jangan Salah Artikan Emansipasi
Senin 23 Apr 2018, 06:31 WIB
Editor
[email protected] Follow Poskota
Cek berita dan informasi menarik lainnya di Google News sekaligus ikuti WhatsApp Channel POSKOTA untuk update artikel pilihan dan breaking news setiap hari.