JAKARTA (Pos Kota) – Harapan buruh memperoleh upah sebesar Rp3,7 juta/bulan sepertinya cuma mimpi. Upah Minimum Provinsi (UMP) DKI Jakarta 2014 diprediksi tidak akan jauh berbeda dengan tahun ini karena hanya bertambah Rp83.617. Upah 2013 sebesar Rp2.216.243 per/bulan, bila ada pertambahan Rp83.617 menjadi Rp 2.299.860/bulan. Menurut Anggota Dewan Pengupahan Sarman Simanjorang kenaikan upah itu berdasarkan angka Kebutuhan Hidup Layak (KHL). "KHL yang telah ditetapkan Rp 2.299.860, itulah yang akan dijadikan UMP DKI 2014," katanya, Rabu (30/10). Hal itu dilakukan berdasarkan Inpres No 9 tahun 2013 dan Permenakertrans No.7/2013. Dalam dua peraturan tersebut, besaran UMP sama dengan besaran KHL. Dengan begitu, kenaikan UMP DKI 2014 sangat minim dibandingkan UMP 2013 yang naik 112 persen dari KHL sebesar Rp1.978.789. Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Nakertrans) DKI Jakarta, Priyono, mengatakan Dewan Pengupahan akan tetap berpegang pada mekanisme yang ada untuk menetapkan UMP. Jangan sampai nantinya penetapan UMP justru merugikan salah satu pihak. "Sah sah saja kalau buruh punya angka sendiri, itu suatu keinginan. Tapi yang jelas Dewan Pengupahan punya mekanisme," jelasnya. BATAL DITETAPKAN Sementara itu, rencana rapat penetapan UMP 2014 yang sedianya digelar Rabu (30/10) di Balaikota terpaksa dibatalkan karena unsur buruh dalam Dewan Pengupahan tidak hadir. Awalnya, rapat Dewan Pengupahan, yang terdiri dari unsur pemprov, pengusaha, dan buruh itu akan dimulai pukul 10:00. Mereka masih menuntut Dewan Pengupahan menetapkan UMP DKI sebesar Rp3,7 juta. Akibat belum datangnya unsur buruh tersebut, maka penetapan UMP ditunda. Di tempat terpisah, aksi unjuk rasa terus dilakukan buruh dalam dua hari berturut-turut ke Balaikota. Dengan mengendarai sepeda motor mereka mengguruduk kantor Jokowi untuk menuntut kenaikan UMP 2014 sebesar Rp3,7 juta/bulan. Kalangan pengusaha berharap unjuk rasa tidak berlangsung anarkis. "Silakan saja karena demo tidak dilarang. Ada aturannya," kata Sekjen Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API), Ernovian Novianto. (guruh/ tri/setiawan/st/ird)
UMP Jakarta Hanya Naik Rp 83 Ribu
Kamis 31 Okt 2013, 00:12 WIB

Editor
[email protected] Follow Poskota
Cek berita dan informasi menarik lainnya di Google News sekaligus ikuti WhatsApp Channel POSKOTA untuk update artikel pilihan dan breaking news setiap hari.
Berita Terkait
Jakarta
Apindo Imbau Perusahaan Terapkan UMP 0.85 Persen Selama Proses Gugatan terhadap Anies Basweda berlangsung
Sabtu 08 Jan 2022, 07:14 WIB
Jakarta
Kalah di PTUN Terkait UMP, Geisz Chalifah Dorong Gubernur Anies Banding
Jumat 15 Jul 2022, 16:13 WIB
News Update
Tak Perlu Khawatir Tinggalkan Motor, Polda Banten Siapkan Penitipan Gratis Saat Mudik
Kamis 05 Mar 2026, 17:14 WIB
EKONOMI
Tabel KUR BRI Maret 2026: Simulasi Pinjaman hingga Rp100 Juta untuk Modal UMKM Tanpa Jaminan
05 Mar 2026, 17:10 WIB
RAMADHAN
Jadwal Buka Puasa Kota Bandung dan Sekitarnya Hari Ini 5 Maret 2026, Adzan Maghrib Jam Berapa?
05 Mar 2026, 16:59 WIB
JAKARTA RAYA
Distamhut DKI Sediakan Pemakaman Gratis di 82 TPU, Warga Diminta Laporkan Jika Ada Pungli
05 Mar 2026, 16:58 WIB
OTOMOTIF
Honda Setop Produksi Mobil City Hatchback RS di Indonesia, Ini Alasannya
05 Mar 2026, 16:57 WIB
JAKARTA RAYA
Pemprov Jakarta Tegur Perusahaan Tak Bayar THR Karyawan, Sanksi Pembekuan
05 Mar 2026, 16:49 WIB
EKONOMI
THR 2026 Karyawan Swasta Cair Kapan? Ini Prediksi Waktu Pencairan Sesuai Aturan Kemnaker
05 Mar 2026, 16:49 WIB
Daerah
Jaga Pasokan Listrik Warga Bandung Barat, Petugas PLN Berjibaku di Tengah Cuaca Ekstrem
05 Mar 2026, 16:11 WIB
JAKARTA RAYA
Tensi Panas Timur Tengah, 264 Jemaah Tangerang Dipastikan Pulang Umrah sesuai Jadwal
05 Mar 2026, 16:08 WIB
Internasional
Update Konflik Timur Tengah: 926 Tewas Akibat Serangan AS dan Israel ke Iran
05 Mar 2026, 16:05 WIB
OTOMOTIF
Astra Daihatsu Motor Perpanjang Sertifikasi AEO 2026, Perkuat Keamanan Logistik Ekspor-Impor
05 Mar 2026, 16:03 WIB
OLAHRAGA
Hindari Sanksi Komdis PSSI, Persib Melarang Suporter Persik Kediri Datang ke Stadion GBLA
05 Mar 2026, 15:59 WIB
Nasional
Bareskrim Polri Eksekusi Aset Judi Online Rp58 Miliar, Disetorkan ke Negara
05 Mar 2026, 15:54 WIB
Nasional
BPOM Bongkar Peredaran Kosmetik Ilegal di Marketplace, Tangerang dan Jakarta Tertinggi
05 Mar 2026, 15:50 WIB