SURABAYA(Pos Kota)- Coblosan Wakil Walikota (Wawali) Surabaya dijadwalkan Panitia Pemilihan (Panlih) digelar paling lambat akhir November. Ini setelah proses verifikasi berkas dua calon wawali, yaitu Whisnu Sakti Buana (WSB) dan Syaifudin Zuhri sudah selesai. “Kami berkeyakinan seperti itu, awal atau pertengahan November semua persyaratan pemilihan Wawali sudah beres,” kata Sudirjo, Wakil Ketua Panlih Wawali Surabaya, Senin (14/10). Di samping itu, ungkap Sudirjo, persiapan teknis menyangkut pelaksanaan Pemilihan Wawali juga sudah disediakan semuanya. Termasuk tanda gambar surat suara yang akan dipilih oleh 50 anggota DPRD Surabaya. Hanya saja jadwal pasti pemilihan belum ditentukan. Waktu pemilihannya akan diputuskan dalam rapat Panlih pada awal November nanti. Ketua DPRD Surabaya Mochammad Machmud, juga berharap pelaksanaan coblosan Wawali Surabaya dilakukan sebelum masa reses akhir November. Kalaupun pelaksanaan reses anggota DPRD berdekatan atau bertepatan dengan jadwal coblosan maka reses akan ditunda.“Kami akan berkoordinasi dengan Panlih soal jadwal pelaksanaan coblosan Wawali, jadi agendannya akan disesuaikan,” katanya. Machmud menambahkan, pihaknya melihat Pemilihan Wawali lebih penting daripada agenda reses DPRD Surabaya. Apalagi reses anggota DPRD bisa dilaksanakan kapan saja di luar agenda reses. “Kami sudah komitmen untuk itu, karena itu anggota DPRD tidak perlu kecewa jika agenda reses kita tunda setelah Pemilihan Wawali,” ujarnya. Diakui Machmud, pelaksanaan Pemilihan Wawali prosesnya cukup panjang. Ini karena harus mematuhi aturan dan mengikuti mekanisme yang ada. Demikian halnya dengan persyaratan yang juga harus dilengkapi semuanya oleh dua calon Wawali yang diusulkan PDIP (partai memenang Pemilihan Kepala Daerah Surabaya 2010). “Semua itu memerlukan waktu dan itu wajar,” tuturnya. Dua calon Wawali Surabaya, WSB dan Syaifudin Zuhri juga telah menyatakan kesiapanya. Ini dibuktikan dengan telah mengikuti kelengkapan berkas persyaratan tes kesehatan di RSUD dr Soewandhi yang ditunjuk Panlih. “Tes sudah kami lakukan tes, ini sesuai dengan yang disyaratkan Panlih”’ ujar WSB. Terkait dengan masalah ini, dirinya juga sempat bertanya-tanya kenapa proses pemilihan Wawali tidak segara digelar. Padahal, dirinya sudah siap dan sudah melengkapi semua persyaratan yang diwajibkan. Syaifudin Zuhi juga berharap agar pemilihan Wawali tidak ditunda-tunda. Di mengatakan, Pemilihan Wawali lebih cepat lebih baik. Dengan begitu semua agenda dewan tidak terganggu karenanya. “Kalau Pemilihan Wawali selesai kan agenda dewan lain tidak terganggu, ini sebenarnya yang penting,” ujarnya. Kerana itu, katanya, Pemilihan Wawali harus dituntaskan paling tidak sebelum akhir tahun ini. Dengan demikian kekosongan kursi Wawali sudah bisa terisi secepatnya setelah ditinggal Bambang DH yang ikut pemilihan Gubernur Jatim.. “Kursi wawali itu hak PDIP, jadi tidak ada alasan untuk mengolor-olor pemilihan Wawali tersebut,” jelas dia.(nurqomar)
Wakil Walikota Surabaya November Sudah Ada
Senin 14 Okt 2013, 14:26 WIB

Editor
[email protected] Follow Poskota
Cek berita dan informasi menarik lainnya di Google News sekaligus ikuti WhatsApp Channel POSKOTA untuk update artikel pilihan dan breaking news setiap hari.
News Update
Kebakaran Rumah di Sawah Besar Sebabkan Lansia Tewas, Diduga jadi Gudang Dekorasi Pernikahan
Minggu 08 Feb 2026, 20:04 WIB
OLAHRAGA
Persija Jakarta dan Arema FC Tutup Babak Pertama Tanpa Gol di Super League
08 Feb 2026, 20:03 WIB
JAKARTA RAYA
Cegah Aksi Pencurian, Penopang Jalan Tol Wiyoto Wiyono Diganti Pakai Bahan Panel Fiber
08 Feb 2026, 19:57 WIB
KHAZANAH
Waktu Qadha Sudah Lewat? Ketahui Cara Menebus Hutang Puasa dan Niat yang Dianjurkan
08 Feb 2026, 19:51 WIB
Nasional
10 Ucapan Hari Pers Nasional 2026 untuk Menghormati Insan Pers Tanah Air
08 Feb 2026, 19:19 WIB
HIBURAN
Link Video CCTV Diduga Inara Rusli dan Insanul Fahmi Beredar, Netizen: Vidio Orang Lain
08 Feb 2026, 19:14 WIB
HIBURAN
Profil Putri Intan Kasela: Usia, Orang Tua, dan Perannya sebagai Rusmiati di Film Kuyank 2026
08 Feb 2026, 18:52 WIB
JAKARTA RAYA
Tinjau Kerja Bakti Massal, Pramono Seloroh Soal Nyemplung Gorong-Gorong
08 Feb 2026, 18:17 WIB
Daerah
Wisatawan Asal Jakarta Tewas Terseret Ombak Laut Saat Berenang di Pantai Ciantir Lebak
08 Feb 2026, 18:03 WIB
JAKARTA RAYA
Bahayakan Warga, Pemprov DKI Sayangkan Aksi Pencurian Plat Besi di Kolong Tol Wiyoto Wiyono
08 Feb 2026, 17:51 WIB
JAKARTA RAYA
Diduga Hindari Jalan Berlubang di Pasar Kemis, Wanita Muda Tewas Terlindas Dump Truk
08 Feb 2026, 17:34 WIB
EKONOMI
KUR BCA 2026: Plafon hingga Rp500 Juta, Ini Simulasi Hitungan Cicilannya
08 Feb 2026, 16:49 WIB
JAKARTA RAYA
Normalisasi Ciliwung Dikebut, Pramono: Pembebasan Lahan Hampir Selesai
08 Feb 2026, 16:33 WIB