MANGGARAI, POSKOTA.CO.ID - Pembangunan lapangan multifungsi di dekat Stasiun Manggarai, Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan, hampir rampung. Fasilitas yang disiapkan sebagai ruang aktivitas masyarakat tersebut ditargetkan selesai paling lambat 20 November 2026.
Lurah Manggarai, Muhamad Arafat Dinsiran mengatakan, progres pembangunan saat ini telah mencapai 95 persen. Pihaknya menargetkan seluruh pekerjaan rampung sebelum batas waktu yang ditentukan agar fasilitas tersebut segera dapat dimanfaatkan oleh masyarakat untuk berbagai kegiatan positif.
"Sampai hari ini sudah 95 persen pembangunannya. Paling lambat 20 November sudah selesai semua," ujar Arafat saat dikonfirmasi, Jumat, 6 November 2026.
Arafat berharap, keberadaan lapangan tersebut dapat menjadi wadah bagi warga, khususnya generasi muda, untuk menyalurkan kegiatan positif sekaligus mempererat interaksi sosial guna mencegah tawuran antarkelompok. Fasilitas ini juga dilengkapi gawang sehingga dapat dimanfaatkan untuk kegiatan olahraga, salah satunya futsal.
Baca Juga: Pramono Anung Targetkan TBC di Jakarta Terkendali pada 2030, 197 Rumah Sakit Dikerahkan
Lanjut Arafat, lapangan tersebut tidak hanya disiapkan untuk kegiatan olahraga, tetapi juga dapat dimanfaatkan sebagai pusat aktivitas sosial dan kemasyarakatan. Sejumlah kegiatan yang bisa digelar di antaranya futsal, senam bersama hingga gebyar posyandu.
"Pastinya olahraga futsal, senam warga, gebyar posyandu, kegiatan warga lainnya yang berdampak positif," kata Arafat.
Arafat berharap keberadaan fasilitas tersebut dapat memperluas ruang interaksi masyarakat dari berbagai lingkungan RT dan RW. Dengan begitu, lapangan tidak hanya menjadi tempat berolahraga, tetapi juga sarana membangun kebersamaan antarwarga.
Menurut Arafat, pengelolaan lapangan akan dikoordinasikan bersama seluruh pengurus RT dan RW agar pemanfaatannya sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Baca Juga: 53 Aksi Unjuk Rasa Bikin Jakarta Padat, Ini Titik Pengamanan Personel Gabungan
Ia memastikan fasilitas tersebut tidak beroperasi selama 24 jam karena pengaturan waktu penggunaan akan disepakati bersama demi menjaga ketertiban aktivitas warga.
"Pastinya tidak ya (lapangan beroperasi 24 jam). Nanti akan ada koordinasi dengan semua RT dan RW untuk kebersamaan warga Manggarai," jelas Arafat.
Arafat menambahkan, jenis kegiatan di lapangan tersebut nantinya dapat berkembang mengikuti kebutuhan masyarakat setempat. Pasalnya, fasilitas itu tidak hanya diperuntukkan bagi aktivitas olahraga, tetapi juga berbagai kegiatan sosial dan kemasyarakatan lainnya.
Rencananya, lapangan multifungsi tersebut bakal diresmikan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, meski hingga kini jadwal pelaksanaannya belum ditentukan. Pembangunan fasilitas ini menjadi salah satu upaya pemerintah menyediakan ruang aktivitas produktif bagi masyarakat, termasuk tawuran.
