POSKOTA.CO.ID - Bantuan Subsidi Upah (BSU) 2026 dengan nominal Rp900.000 menjadi salah satu informasi yang dinantikan pekerja. Bantuan ini direncanakan untuk periode Oktober hingga Desember 2026. Namun, masih ada pertanyaan mengenai mekanisme pencairannya, apakah diberikan sekaligus atau dibagi setiap bulan.
Berdasarkan skema yang beredar dalam informasi awal program, BSU direncanakan sebesar Rp300.000 per bulan selama tiga bulan. Dengan perhitungan tersebut, calon penerima berpeluang memperoleh total bantuan Rp900.000.
Jika mengikuti rencana tersebut, pembayaran akan dilakukan sekaligus untuk akumulasi tiga bulan, bukan dicairkan Rp300.000 setiap bulan. Meski begitu, nominal dan mekanisme penyaluran masih perlu menunggu keputusan resmi pemerintah.
Baca Juga: Apa Itu LIMS? Begini Cara Kerja Teknologi yang Diduga Dipakai Listyo Sigit dkk Sadap Prabowo
BSU 2026 Rp900.000 Direncanakan Cair November-Desember
Penyaluran BSU 2026 sebelumnya direncanakan berlangsung pada November hingga Desember. Akan tetapi, tanggal pasti pencairan belum diumumkan oleh Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker).
Kepastian jadwal juga menjadi perhatian pekerja yang menantikan bantuan tersebut. Sejumlah warganet bahkan menanyakan informasi pencairan melalui kolom komentar akun media sosial resmi Kemnaker.
Menanggapi pertanyaan masyarakat, admin Kemnaker meminta pekerja menunggu pengumuman lebih lanjut.
“Hai Rekan @rizkiyah_vika mohon ditunggu ya, nanti kalau tanggal penyalurannya sudah fix, Minaker info melalui medsos ya,” tulis admin Kemnaker.
Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa pekerja masih perlu menunggu informasi resmi mengenai tanggal penyaluran. Karena itu, jadwal yang beredar sebaiknya tidak langsung dianggap sebagai tanggal pencairan yang sudah ditetapkan.
Daftar Bank dan Mitra Penyalur BSU 2026
Dalam rencana penyalurannya, pemerintah menyiapkan beberapa bank dan lembaga untuk membantu distribusi bantuan kepada pekerja.
Berikut daftar mitra penyalur yang tercantum dalam informasi awal program:
