Polisi Kejar Bandar Narkoba yang Kabur, 27 Orang Ditangkap di Kampung Bahari

Senin 02 Nov 2026, 09:50 WIB
Polda Metro Jaya bersama Bareskrim Polri menggelar operasi penyisiran dan pembersihan kawasan Kampung Bahari, Jakarta Utara, Minggu, 1 November 2026. (Sumber: Dok. Istimewa)
Polda Metro Jaya bersama Bareskrim Polri menggelar operasi penyisiran dan pembersihan kawasan Kampung Bahari, Jakarta Utara, Minggu, 1 November 2026. (Sumber: Dok. Istimewa)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Polda Metro Jaya bersama Bareskrim Polri menggelar operasi penyisiran dan pembersihan kawasan Kampung Bahari, Jakarta Utara, terkait peredaran narkoba.

Kapolda Metro Jaya, Komjen Pol Dadang Hartanto menegaskan pihaknya terus mengejar bandar narkoba yang melarikan diri dan telah mengantongi identitas serta informasi keberadaan para buronan tersebut. Dia memastikan, kaburnya sejumlah bandar saat operasi penyisiran bukan berarti mereka dapat lolos dari jeratan hukum.

"Untuk target memang mereka melarikan diri, tetapi kami sudah memiliki datanya. Kami akan terus melacak keberadaan mereka hingga berhasil ditangkap. Mereka tidak akan bisa bekerja dan tidak akan bisa lari ke mana pun. Pasti akan kami kejar," kata Dadang.

Menurutnya, para bandar tersebut tidak boleh lagi menjadikan masyarakat maupun lingkungan Kampung Bahari sebagai tempat berlindung untuk menjalankan bisnis narkoba. Oleh karena itu, pembenahan kawasan perlu dilakukan agar tidak kembali dimanfaatkan sebagai lokasi peredaran narkotika.

Baca Juga: Polda Metro Gerebek Lapak Narkoba di Sepanjang Rel, 4 Orang Ditangkap

Ia menilai penanganan persoalan narkoba di Kampung Bahari tidak bisa hanya mengandalkan tindakan kepolisian. Pemerintah daerah dan sejumlah pemangku kepentingan harus terlibat dalam penataan lingkungan serta pembinaan masyarakat.

Dadang juga meminta rumah-rumah liar yang selama ini ditempati para pelaku narkoba ditertibkan. Langkah tersebut perlu dibarengi penataan kawasan agar aktivitas masyarakat yang mencari nafkah secara legal tetap dapat berjalan.

"Asistensi dari stakeholder nanti kami, saya akan bekerja sama supaya nanti kelihatan itu rapi. Nah yang lain-lainnya, rumah-rumah liar yang selama ini ditinggali oleh para pelaku ini harus dibersihkan," ujarnya.

Ia berharap penanganan Kampung Bahari dapat dilakukan secara terpadu, mulai dari penegakan hukum hingga pembenahan kondisi sosial masyarakat. Dengan demikian, pemberantasan narkoba tidak berhenti setelah petugas meninggalkan lokasi operasi.

Baca Juga: Polda Metro Minta Maaf Acara Sumpah Pemuda Bareng Raffi Ahmad Diwarnai Polemik

"Saya harapkan nanti para stakeholder ini bersungguh-sungguh menyelesaikan permasalahan ini, tidak hanya mengandalkan pihak kepolisian," tuturnya.


Berita Terkait


News Update