Acara yang mengusung tema 'Patriotik, Gigih, Berempati: Pemuda untuk Indonesia' tersebut turut dihadiri sejumlah tokoh, termasuk Raffi Ahmad.
Namun, kegiatan tersebut menuai kontroversi setelah muncul pengakuan dari sejumlah peserta yang menyebut bahwa mereka bukan mahasiswa dan diduga mendapatkan bayaran untuk menghadiri acara tersebut.
Isu tersebut kemudian menjadi perhatian pengguna media sosial. Sejumlah warganet mempertanyakan pelaksanaan kegiatan yang mengatasnamakan deklarasi pemuda tersebut.
Di tengah kontroversi itu, Jerome Polin turut menyampaikan sindiran melalui akun Threads pribadinya, @jeromepolin.
Ia menuliskan kalimat yang kemudian ramai dikaitkan dengan kehadiran Raffi Ahmad dalam acara tersebut.
"Disuruh melawan hoax sama yang bikin hoax," tulisnya dalam unggahan yang menjadi perbincangan pada awal November 2026.
Unggahan tersebut langsung menarik perhatian warganet. Banyak pengguna media sosial yang mencoba menghubungkan pernyataan Jerome dengan kontroversi Deklarasi Sumpah Pemuda.
Meski demikian, sindiran tersebut tidak secara langsung menyebut nama Raffi Ahmad.
Oleh karena itu, kaitan antara unggahan Jerome dan kehadiran Raffi dalam acara tersebut menjadi interpretasi warganet.
Perbincangan semakin berkembang setelah Jerome diketahui tidak lagi mengikuti akun Instagram bersama Raffi Ahmad dan Nagita Slavina, @raffinagita1717.
Awal Kedekatan Jerome Polin dan Raffi Ahmad
Sorotan terhadap hubungan Jerome Polin dan Raffi Ahmad membuat warganet kembali mengingat cerita lama mengenai awal perkenalan keduanya.
Dalam sebuah percakapan yang videonya diunggah ulang oleh dua asisten Raffi, yakni Mbak Lala dan Merry, Jerome pernah menceritakan bagaimana dirinya pertama kali berkenalan dengan presenter sekaligus pengusaha tersebut.
