Atasi Penumpukan Sampah Kali Jambe, Pemkab Bekasi Alokasikan Anggaran Rp2,3 Miliar untuk Normalisasi

Jumat 30 Okt 2026, 17:39 WIB
Penanganan sampah di Bekasi. (Sumber: Istimewa)
Penanganan sampah di Bekasi. (Sumber: Istimewa)

BEKASI, POSKOTA.CO.ID - Menangani persoalan tumpukan sampah di kawasan KM 19, ruas tol Jakarta - Cikampek (Tol Japek), Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja bersama Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) turun langsung ke lokasi untuk melihat kondisi Kali Jambe, pada Jumat, 30 Oktober 2026.

Keduanya memastikan percepatan penanganan melalui normalisasi sungai, pengangkutan sampah, serta koordinasi lintas daerah agar persoalan sampah dari hulu hingga hilir dapat ditangani secara terpadu.

“Untuk penanganannya, pemerintah daerah telah mengalokasikan anggaran sekitar Rp2,3 miliar untuk kegiatan normalisasi. Setelah normalisasi, sampah yang terkumpul akan diangkat dan ditangani bersama Balai Wilayah Sungai (BWS) untuk selanjutnya dibawa ke lokasi pengelolaan sesuai koordinasi lintas daerah,” ujar Asep.

Ia mengatakan, penanganan sampah di Kali Jambe membutuhkan kerja sama sejumlah pihak, mengingat persoalan tersebut berkaitan dengan aliran sampah dari wilayah hulu hingga hilir.

Baca Juga: Diwarnai Angin Puting Beliung, Partisipasi Pemilih Pilkades Serentak Bekasi 2026 Capai 95 Persen

Menurutnya, sampah yang mencemari aliran Kali Jambe diduga berasal dari kawasan Sumur Batu dan Bantargebang. Kondisi kelebihan kapasitas pengelolaan sampah di wilayah tersebut menjadi salah satu persoalan yang perlu ditangani bersama agar sampah tidak terus terbawa ke wilayah Kabupaten Bekasi.

Kendati begitu, penanganan tidak cukup hanya dilakukan di lokasi penumpukan, tetapi juga harus menyasar sumber persoalan di bagian hulu. Pemerintah Kabupaten Bekasi telah berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Bekasi terkait rencana pemasangan jaring sampah dan pembenahan instalasi pengolahan air limbah (IPAL).

“Aliran Kali Jambe bermuara hingga ke Kali CBL. Karena itu, persoalan sampah dan pencemaran air harus ditangani dari sumbernya. Kami berharap pembenahan di bagian hulu, termasuk pemasangan jaring sampah dan penataan IPAL, dapat segera dilakukan agar sampah tidak terus terbawa ke wilayah hilir,” katanya.

Asep mengatakan, pihaknya juga telah berdiskusi bersama Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Barat untuk membahas langkah-langkah penanganan yang telah dilakukan. Sesuai arahan Gubernur Jawa Barat, seluruh tahapan penanganan akan dilaksanakan berdasarkan jadwal (timeline) yang telah disepakati.

“Kami berkomitmen menjalankan seluruh tahapan sesuai jadwal. Pemerintah Kota Bekasi juga diminta menyampaikan tahapan pekerjaan beserta target waktu penyelesaiannya agar penanganan ini berjalan terukur, terkoordinasi, dan dapat ditindaklanjuti bersama,” ungkapnya.

Baca Juga: Bekali 160 Guru di Bekasi Hadapi Pensiun, bank bjb Gelar Pelatihan Kewirausahaan dan Warung Sembako


Berita Terkait


News Update