POSKOTA.CO.ID - Polisi mengungkap identitas korban tewas dalam kecelakaan lalu lintas di kawasan Dieng, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah, Minggu (25/10/2026) malam. Korban diketahui bernama Sainih, 71 tahun, wisatawan asal Bogor, Jawa Barat, yang tertabrak mobil pikap Mitsubishi L300 saat menyeberangi jalan.
Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Dieng-Wonosobo, tepatnya di dekat Masjid Baitur Rahman, Dusun Dieng Wetan, Kecamatan Kejajar. Insiden ini menjadi perhatian setelah rekaman kamera pengawas atau CCTV beredar di media sosial.
Selain Sainih, dua perempuan lain dalam rombongan wisatawan tersebut, yakni Nuryanah (51) dan Dedeh (64), turut menjadi korban. Keduanya mengalami luka-luka dan mendapatkan perawatan medis di RS PKU Muhammadiyah Wonosobo.
Baca Juga: Benarkah BPJS Kesehatan Dihapus? Viral Rumor Diganti dengan Klinik KDMP
Kronologi Kecelakaan Maut di Dieng Wonosobo
Berdasarkan informasi awal kepolisian, rombongan wisatawan asal Bogor baru tiba di kawasan Dieng menggunakan mikrobus. Setelah turun dari kendaraan, mereka bersiap melanjutkan perjalanan untuk mengunjungi sejumlah objek wisata.
Dalam proses tersebut, tiga perempuan dari rombongan mencoba menyeberangi jalan. Namun, sebuah pikap Mitsubishi L300 yang melintas kemudian menabrak mereka.
Benturan tersebut mengakibatkan Sainih mengalami luka serius. Ia meninggal dunia dalam perjalanan menuju rumah sakit, sedangkan dua korban lainnya menjalani penanganan medis.
Unit Penegakan Hukum Satlantas Polres Wonosobo menyebutkan bahwa kawasan tersebut cukup ramai ketika kejadian berlangsung. Banyak wisatawan turun dari kendaraan untuk melanjutkan perjalanan, sehingga pergerakan pejalan kaki dan kendaraan perlu mendapat perhatian khusus.
Polisi menduga kurangnya konsentrasi pengemudi menjadi salah satu faktor yang menyebabkan kecelakaan. Meski begitu, penyebab pasti insiden tersebut masih didalami melalui proses penyelidikan.
Polisi Selidiki Penyebab Kecelakaan
Pengemudi pikap diketahui bernama Achmad Iqbal Arrsyid, 19 tahun, warga Kecamatan Batur, Kabupaten Banjarnegara.
Untuk mengungkap penyebab kejadian, polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), meminta keterangan saksi, serta mengamankan kendaraan yang terlibat sebagai barang bukti.
Penyidik juga mendalami kemungkinan faktor lain yang dapat memengaruhi kecelakaan, termasuk dugaan pengemudi berada di bawah pengaruh alkohol atau zat terlarang. Namun, dugaan tersebut belum dapat dipastikan sebelum hasil pemeriksaan tersedia.
Karena itu, kesimpulan mengenai penyebab kecelakaan perlu menunggu hasil penyelidikan kepolisian.
Baca Juga: Harga Emas Antam Hari Ini 27 Oktober 2026 Naik Jadi Rp2.550.000 per Gram, Ambil Untung Sekarang?
Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Melintasi Kawasan Wisata Dieng
Kecelakaan ini menjadi pengingat bahwa jalan di kawasan wisata memerlukan kewaspadaan ekstra, terutama ketika banyak pengunjung turun dari kendaraan atau berjalan di tepi jalan.
Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan pengemudi maupun wisatawan:
Kurangi kecepatan. Pengemudi perlu menyesuaikan laju kendaraan ketika memasuki kawasan wisata yang ramai.
Perhatikan pejalan kaki. Wisatawan dapat muncul dari area parkir atau kendaraan yang berhenti di tepi jalan.
Pilih tempat menyeberang yang aman. Pejalan kaki sebaiknya memastikan kondisi lalu lintas memungkinkan sebelum menyeberang.
Jaga konsentrasi. Pengemudi harus tetap fokus dan menghindari aktivitas yang mengganggu perhatian selama berkendara.
Kepolisian mengimbau pengguna jalan untuk lebih berhati-hati saat melintasi kawasan wisata Dieng. Kepadatan pengunjung dan aktivitas turun-naik penumpang dapat meningkatkan risiko kecelakaan apabila tidak diantisipasi.
Kasus kecelakaan yang menewaskan Sainih tersebut masih dalam penanganan polisi. Hasil penyelidikan diharapkan dapat memberikan kejelasan mengenai faktor penyebab sekaligus menjadi bahan evaluasi keselamatan lalu lintas di kawasan wisata Wonosobo.
