DEPOK, POSKOTA.CO.ID - Aksi penganiayaan berat terjadi di kawasan Kelapa Dua, Cimanggis, Kota Depok, pada Jumat, 23 Oktober 2026. Seorang pemuda berinisial ES, 33 tahun kritis usai ditikam rekannya sendiri akibat perselisihan perebutan lahan parkir.
Penikaman ini diduga kuat dipicu oleh pengaruh minuman keras yang dikonsumsi pelaku maupun korban.
Kasus ini terungkap setelah Tim 2 Patroli Perintis Presisi (3P) Satuan Samapta Polres Metro Depok menerima laporan warga melalui Call Center 110 sekitar pukul 04.30 WIB.
Katim 2 Patroli Perintis Presisi Polres Metro Depok, Ipda I Ketut Suwinta, mengonfirmasi bahwa korban mengalami luka tusuk yang cukup serius di bagian bahu kanan serta luka memar di pelipis kiri akibat hantaman benda tumpul.
Baca Juga: Cekcok dengan Kernet Berujung Penusukan, PJR Polda Banten Ringkus 2 Pelaku
"Korban berinisial ES (33) mengalami tiga luka tusuk pisau di bahu kanan bagian depan. Saat ini, korban sudah berada dalam penanganan medis di IGD Rumah Sakit Universitas Indonesia," ujar Suwinta saat dikonfirmasi Poskota.
Berdasarkan keterangan sementara dari korban di rumah sakit, insiden berdarah ini dipicu oleh perebutan lahan parkir usaha ramen yang berlokasi tepat di depan rumah korban, tak jauh dari kampus Gunadarma Kelapa Dua.
Awalnya, korban dan pelaku berinisial RA, 30 tahun terlibat adu mulut hebat. Kondisi keduanya yang berada di bawah pengaruh alkohol membuat emosi tak terkontrol hingga berujung pada tindakan penganiayaan.
"Terjadi cekcok antara keduanya. Aroma alkohol sangat tercium dari mulut mereka. Dalam perkelahian itu, bahu korban ditusuk tiga kali menggunakan pisau dan pelipis kirinya terluka akibat pukulan," jelas mantan anggota Tim Jaguar tersebut.
Baca Juga: Polisi Tangkap Pelaku Penusukan Pegawai Toko Roti di Cengkareng, Berawal dari Cekcok di Jalan
Usai mendapat informasi mengenai identitas dan keberadaan pelaku, petugas langsung bergerak cepat menuju kediaman RA di Jalan H. Muin, Kelapa Dua, Depok. Hanya dalam hitungan jam setelah kejadian, pelaku berhasil dibekuk tanpa perlawanan.
