Mangkir dari Panggilan KPK Dua Kali, Ini Profil dan Kekayaan Menteri ATR/BPN Nusron Wahid

Selasa 20 Okt 2026, 13:48 WIB
Nusron Wahid, Menteri ATR/BPN yang disorot dalam pengusutan OTT KPK. (Sumber: Instagram/@mamakotainfo)
Nusron Wahid, Menteri ATR/BPN yang disorot dalam pengusutan OTT KPK. (Sumber: Instagram/@mamakotainfo)

Para tersangka tersebut antara lain:

Pejabat Kementerian ATR/BPN & Pihak Terkait:

  • Sontang Coin Manurung: Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Bogor I
  • Lampri: Direktur Jenderal Pengendalian dan Penertiban Tanah dan Ruang ATR/BPN
  • Rizal Pahlevi: Pihak terkait di lingkungan BPN

Pihak Swasta / Perusahaan:

  • Adrianto Pitojo Adhi: Presiden Direktur PT Summarecon Agung Tbk

Orang Kepercayaan Nusron Wahid:

  • Fahd El Fouz (Fahd A Rafiq): Politikus Partai Golkar
  • Arif Sugiyanto: Mantan Bupati Kebumen
  • Muhammad Fakhry: Pihak swasta
  • Erwin: Pihak swasta

Keterangan Nusron Wahid dinilai sangat krusial oleh penyidik untuk merangkai konstruksi perkara secara utuh. Penyidik perlu mengonfirmasi sejauh mana keterlibatan, pengetahuan, serta hubungan alur kebijakan antara Nusron dengan empat orang kepercayaannya yang kini telah berstatus tersangka.

Baca Juga: Nusron Wahid Anak Siapa? Ini Profil Lengkap Menteri ATR/BPN di Tengah Kasus OTT KPK

Profil Nusron Wahid

Mengutip laman resmi Kementerian ATR/BPN, Nusron Wahid lahir di Kudus, Jawa Tengah pada 12 Oktober 1973. Ia dikenal sebagai politikus senior Partai Golkar dengan riwayat kepemimpinan yang luas di organisasi mahasiswa, keagamaan, parlemen, hingga jajaran eksekutif.

Nusron menempuh pendidikan dasar dan menengah di MI Miftahutthalibin Mejobo Kudus, MTs Qudsiyyah Kauman Menara Kudus, dan SMA NU Al-Ma'ruf Kudus. Ia kemudian melanjutkan studi S1 Sarjana Sastra Jurusan Ilmu Sejarah di Universitas Indonesia (UI) dan meraih gelar Magister Sains (M.Si.) di bidang Ilmu Ekonomi dari Pascasarjana Institut Pertanian Bogor (IPB).

Di dunia organisasi, ia memiliki rekam jejak kepemimpinan yang kuat. Ia pernah menjabat sebagai Ketua Umum PB PMII periode 2000–2003, Ketua Umum PP GP Ansor periode 2010–2015, serta Wakil Ketua Umum PBNU periode 2022–2024.

Karier politik dan birokrasi Nusron juga sangat panjang. Ia terpilih sebagai Anggota DPR RI dari Partai Golkar mewakili Dapil Jawa Tengah II selama beberapa periode (2004–2015 dan 2019–2024) serta banyak bertugas di Komisi VI.

Baca Juga: OTT Pejabat ATR/BPN, Pengamat Desak KPK Periksa Menteri Nusron Wahid

Di ranah eksekutif, ia pernah dipercaya menjadi Kepala BNP2TKI periode 2014–2019 pada masa pemerintahan Presiden Joko Widodo, sebelum akhirnya dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto sebagai Menteri ATR/Kepala BPN ke-16 pada 21 Oktober 2024.

Rincian Laporan Harta Kekayaan (LHKPN) Nusron Wahid


Berita Terkait


News Update