Dari sisi negara asal investor, Singapura menjadi penyumbang PMA terbesar selama Januari–September 2026 dengan nilai USD14 miliar atau 29,6% dari total investasi asing.
Hong Kong, RRT, berada di posisi berikutnya dengan USD12,8 miliar, disusul Republik Rakyat Tiongkok sebesar USD5 miliar, Amerika Serikat USD3,4 miliar, dan Jepang USD2,6 miliar.
Kelima negara tersebut menyumbang sekitar 80% dari total realisasi investasi asing pada periode tersebut.
Capaian investasi selama dua tahun pemerintahan Prabowo menjadi modal bagi pemerintah untuk memperkuat iklim usaha dan memperluas hilirisasi. Namun, peningkatan investasi juga perlu diikuti penciptaan lapangan kerja, penguatan industri domestik, dan pemerataan manfaat ekonomi agar pertumbuhan dapat dirasakan masyarakat di berbagai daerah.
