Polisi Selidiki Cara Aktivis Greenpeace Naik ke Patung Bundaran HI

Selasa 20 Okt 2026, 20:00 WIB
Greenpeace Indonesia menaiki patung di Bundaran HI, Jakarta Pusat, Selasa, 20 Oktober 2026. (Sumber: Dok.Greenpeace)
Greenpeace Indonesia menaiki patung di Bundaran HI, Jakarta Pusat, Selasa, 20 Oktober 2026. (Sumber: Dok.Greenpeace)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Polres Metro Jakarta Pusat mendalami cara enam aktivis Greenpeace Indonesia naik ke Patung Selamat Datang di Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, untuk membentangkan spanduk berisi kritik terhadap pemerintah, Selasa, 20 Oktober 2026.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Reynold E.P. Hutagalung mengatakan enam aktivis yang terdiri dari dua perempuan dan empat laki-laki itu membentangkan spanduk di atas patung sekitar pukul 06.05 hingga 06.15 WIB.

“Sekitar jam 06.00 WIB, itu pembentangan spanduknya. Tentu nanti akan dilakukan pemeriksaan-pemeriksaan audit kepada pihak-pihak terkait,” KATA Reynold kepada awak media, Selasa, 20 Oktober 2026.

Menurut Reynold, polisi juga akan menelusuri rekaman CCTV di sekitar lokasi untuk memastikan waktu para aktivis mulai menaiki patung. Langkah tersebut dilakukan untuk mengetahui bagaimana mereka bisa mencapai bagian atas monumen yang berada di kawasan strategis ibu kota itu.

Baca Juga: 11 Aktivis Greenpeace Diangkut ke Polda Metro Jaya, 6 Orang Belum Dipulangkan

“Saat melakukan hal tersebut sangat dimungkinkan mereka naik pada jam berapa, itu akan dilakukan pemeriksaan dari CCTV untuk lebih lanjut dalam proses waktu yang tepat kapan mereka naik ke atas,” ujarnya.

Ia menjelaskan Bundaran HI merupakan kawasan yang memiliki nilai sejarah dan telah ditetapkan sebagai struktur cagar budaya melalui Keputusan Gubernur DKI Jakarta Nomor 271 Tahun 2024. Karena itu, masyarakat tetap dipersilakan menyampaikan aspirasi di muka umum, tetapi diminta tidak merusak atau mengganggu kelestarian cagar budaya.

“Silakan rekan-rekan menyampaikan pendapat di muka umum, namun jangan mencederai perjuangan-perjuangan aspirasi rekan-rekan,” ucapnya.

Selain itu, kata Reynold, pihaknya bersama Kodim 0501 Jakarta Pusat, Pemerintah Kota Jakarta Pusat, dan Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan melakukan evakuasi terhadap keenam aktivis. Petugas menyiapkan enam ambulans untuk memastikan proses penyelamatan berjalan dengan mengutamakan keselamatan mereka.

Baca Juga: Izara Aishah Siapa? Ini Sosok Menantu Siti Nurhaliza yang Sindir Lesti Kejora

Ia mengatakan salah seorang aktivis perempuan yang turun lebih dahulu terlihat lemas sehingga langsung mendapatkan penanganan medis. Petugas juga menyiapkan bantuan oksigen berdasarkan kondisi yang terlihat saat proses evakuasi berlangsung.


Berita Terkait


News Update