Bantu Pemadaman Karhutla Sumsel, Polri Terjunkan Armada Water Cannon dan Ratusan Personel Brimob Lintas Daerah

Sabtu 17 Okt 2026, 12:58 WIB
Kadiv Humas Polri Irjen Johnny Eddizon Isir. (Sumber: Mabes Polri)
Kadiv Humas Polri Irjen Johnny Eddizon Isir. (Sumber: Mabes Polri)

POSKOTA.CO.ID - Polri kembali mengerahkan personel Korps Brimob untuk membantu penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah daerah.

Terbaru, Satbrimob Polda Lampung mengirimkan enam personel beserta dua unit kendaraan Armored Water Cannon (AWC) untuk memperkuat penanganan karhutla di Sumatera Selatan, Sabtu, 17 Oktober 2026.

Kadiv Humas Polri Irjen Johnny Eddizon Isir mengatakan, pengiriman personel dan kendaraan tersebut merupakan bagian dari dukungan operasional Polri dalam menghadapi karhutla.

Bantuan itu disesuaikan dengan kebutuhan petugas di lapangan, terutama untuk mendukung upaya pemadaman dan kesiapsiagaan.

Baca Juga: Tanggap Bencana Karhutla Kalimantan, TelkomGroup Kirim Bantuan Kesehatan Dasar

“Polri mengerahkan personel dan sarana pendukung dari berbagai satuan kewilayahan untuk membantu penanganan karhutla sesuai kebutuhan di lapangan. Dukungan ini diharapkan dapat mempercepat upaya pemadaman, meningkatkan kesiapsiagaan, serta meminimalkan dampak kebakaran terhadap masyarakat dan lingkungan,” ujar Johnny dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu, 17 Oktober 2026.

Johnny mengatakan, enam personel Satbrimob Polda Lampung yang diberangkatkan terdiri atas empat operator kendaraan AWC dan dua pengemudi. Mereka ditugaskan untuk membantu Polda Sumatera Selatan melalui mekanisme bantuan kendali operasi (BKO).

Pengiriman tersebut menambah dukungan personel Brimob yang sebelumnya telah diterjunkan ke wilayah terdampak karhutla. Pada Kamis, 15 Oktober 2026, Polri mengerahkan 200 personel tambahan dari Pasukan Brimob I Korbrimob Polri untuk membantu penanganan kebakaran di Sumatera Selatan.

Sementara itu, Polda Nusa Tenggara Barat mengirimkan 200 personel Brimob untuk mendukung penanganan karhutla di Kalimantan Tengah pada Jumat, 16 Oktober 2026.

Baca Juga: Asap Karhutla Terdeteksi di Atmosfer Jakarta, Warga Khawatir Kualitas Udara Memburuk

Pengerahan dari sejumlah wilayah tersebut menjadi bagian dari upaya lintas satuan Polri dalam membantu daerah yang membutuhkan penanganan kebakaran secara intensif.

Johnny menegaskan, penempatan personel dan sarana pendukung dilakukan dengan mempertimbangkan kebutuhan serta kondisi di masing-masing wilayah.

Dukungan tersebut diharapkan dapat membantu petugas setempat mengendalikan kebakaran dan mengurangi risiko meluasnya titik api.

“Penempatan personel dan pelaksanaan tugas disesuaikan dengan kebutuhan serta kondisi di masing-masing wilayah,” ucap Johnny.

Baca Juga: Pengamat Ingatkan Asap Karhutla di Jakarta Perlu Dipastikan, Pemprov Diminta Siaga

Selain mengandalkan upaya pemadaman, kata Johnny, pihaknya juga mengingatkan masyarakat agar berperan dalam mencegah kebakaran hutan dan lahan.

Warga diimbau tidak membuka lahan dengan cara membakar serta segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan titik api.

“Partisipasi masyarakat dan koordinasi lintas instansi diperlukan agar potensi kebakaran dapat ditangani sedini mungkin sebelum meluas,” tutur Johnny.


Berita Terkait


News Update