Baca Juga: Letjen Kristomei Sianturi Sebelumnya Menjabat Apa? Ini Profil Kepala BNPB Baru yang Dilantik Prabowo
"Perjanjian politik elektoral 2024 itu dibuat dalam situasi yang berbeda. Begitu kekuasaan berjalan, Presiden menyadari bahwa sebagian dari kontrak politik itu bukan lagi aset, melainkan menjadi liability yang memberatkan integritas pemerintahan," ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa langkah tegas di tubuh kabinet sangat diperlukan untuk memastikan program strategis negara berjalan tanpa hambatan korupsi.
"Presiden butuh radical break untuk memutus beban masa lalu. Istana tidak boleh dibiarkan menjadi sarang koruptor, dan perombakan ini adalah sinyal awal bahwa Presiden ingin memulihkan etika publik serta independensi kekuasaannya," lanjut Rocky.
Menurutnya, keberanian untuk melakukan evaluasi berkala terhadap jajaran pejabat merupakan modal utama agar kepercayaan masyarakat terhadap Kabinet Merah Putih tetap terjaga. (m6)
Baca Juga: Adik Eks Kepala BNPB Terseret Korupsi Dana Bencana, Ini Profil dan Sepak Terjang Bima Setyawan
