Efek Telur Mentah untuk Bayi Baru Lahir Apa? Jadi Sorotan karena Kisah Alena di Surabaya

Minggu 11 Okt 2026, 18:28 WIB
Efek telur mentah untuk bayi menjadi perbincangan setelah kabar Alena di Surabaya viral. (Sumber: Magnific/azerbaijan_stockers)
Efek telur mentah untuk bayi menjadi perbincangan setelah kabar Alena di Surabaya viral. (Sumber: Magnific/azerbaijan_stockers)

Dampaknya bergantung pada ada atau tidaknya kontaminasi, jumlah bakteri yang masuk, serta kondisi kesehatan bayi.

Dalam kasus Alena, informasi mengenai pemberian telur mentah dan kondisi kritisnya tidak cukup untuk menetapkan hubungan sebab-akibat.

Kesimpulan medis mengenai penyebab penyakit maupun kematian harus merujuk pada hasil pemeriksaan dan keterangan tenaga medis yang menangani pasien.

4. Telur Mentah Tidak Terbukti Dapat Menurunkan Demam Bayi

Anggapan bahwa telur mentah dapat membantu menurunkan demam perlu diluruskan.

Telur merupakan bahan pangan yang mengandung protein dan zat gizi lain, tetapi bukan obat penurun panas.

Tidak ada dasar yang cukup untuk menjadikan telur mentah sebagai cara mengatasi demam pada bayi baru lahir.

Pemberian bahan pangan tersebut justru menambahkan risiko paparan bakteri tanpa manfaat pengobatan yang terbukti.

Demam pada bayi berusia kurang dari tiga bulan merupakan kondisi yang memerlukan perhatian khusus.

Suhu tubuh 38 derajat Celsius atau lebih pada bayi dalam kelompok usia ini perlu segera dievaluasi oleh tenaga medis, meskipun bayi tampak tidak terlalu rewel.

Orang tua sebaiknya tidak menunda pemeriksaan dengan mencoba pengobatan rumahan yang belum terbukti aman.

Bayi juga tidak boleh diberikan obat penurun panas tanpa arahan dokter, terutama pada usia yang masih sangat muda.

Jika bayi mengalami demam, langkah yang tepat adalah segera menghubungi fasilitas kesehatan atau membawa bayi ke unit gawat darurat untuk mendapatkan penilaian medis.

5. Bayi Baru Lahir Belum Boleh Diberi Makanan Tambahan Sembarangan


Berita Terkait


News Update