POSKOTA.CO.ID - Apakah SPBU Shell tutup di Indonesia ramai ditanyakan oleh masyarakat menyusul banyaknya stok bahan bakar minyak (BBM) di SPBU tersebut yang kosong.
Sejak awal tahun ini, sejumlah BBM di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Shell di berbagai wilayah di Indonesia kosong, termasuk Shell V-Power.
Bukan hanya stok BBM, beberapa SPBU nya pun dikabarkan tutup di beberapa daerah hingga menimbulkan tanda tanya besar di benak publik mengenai keberlangsungan SPBU ini.
Baca Juga: Usut Suap Proyek Jalan BBPJN Sumut, KPK Periksa Pejabat Pemkot Padangsidempuan dan Pemkab Tapsel
"Shell V-Power di SPBU Shell masih dijual ga sih? Mobilku sebetulnya butuh yg ron95 aja. Shell belum tutup kan?" tanya seorang warganet di Threads beberapa waktu lalu.
"Shell sampai kapan si kosongnya, udah lama banget gak ada terus. Jadi opsi lainnya yang mendekati dari segi pelayanannya dan kualitas bensinnya adalah BP," kata warganet lain.
"Masih jadi misteri: Sejak Shell ron 92 dan teman2nya kosong, kenapa Shell masih kosong & BP ada stock?" tulis seorang warganet.
Lantas, apakah Shell akan tutup di Indonesia pada tahun 2026? Simak penjelasan lengkapnya berikut ini.
Stok BBM Shell Tersedia dalam Jumlah Terbatas
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari laman resmi shell.co.id, hampir seluruh produk BBM Shell kini sudah tidak tersedia lagi stok nya.
Dari empat jenis BBM yang dijual SPBU Shell, yakni Shell Super, Shell V-Power, Shell V-Power Nitro+, dan Shell V-Power Diesel, per Oktober 2026, hanya V-Power Diesel yang tersedia.
Adapun, BBM lainnya, seperti Shell Super, Shell V-Power, dan Shell V-Power Nitro+ kosong stok nya.
"Mohon maaf, Shell V-Power sedang tidak tersedia di SPBU Shell," demikian pengumuman di situs resmi Shell saat mengecek ketersediaan stok BBM tersebut.
Adapun, untuk jenis Shell V-Power Diesel, jumlahnya pun tersedia secara terbatas di SPBU tertentu. Jumlah stok yang menipis ini sudah berlangsung sejak awal tahun 2026.
Penjelasan Resmi Pihak Manajemen Shell
Shell mengungkapkan dalam keterangan resminya, bahwa mereka masih terus berkoordinasi dengan pemerintah soal permohonan rekomendasi impor bahan bakar minyak tahun 2026.
"Shell Indonesia menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah dalam pelaksanaan kegiatan usaha penyediaan BBM selama ini sehingga kami dapat mendistribusikan berbagai varian produk BBM berkualitas melalui mitra kami. Kami percaya ketersediaan produk BBM di jaringan SPBU Shell dapat memenuhi kebutuhan para pelanggan dan memberikan kontribusi bagi perekonomian negara," jelas Shell dalam laman resminya.
Baca Juga: Purbaya Disebut Kembali Dapat Jabatan dari Prabowo, Cek Fakta dan Kebenarannya
Apakah Shell Akan Tutup di Indonesia?

Dalam keterangan terbarunya, PT Shell Indonesia mengungkapkan bahwa akan mengalihkan bisnis SPBU Shell Indonesia.
PT Shell Indonesia yang berada di bawah Shell Plc mengumumkan kesepakatan pemisahan usaha (spin down) dan pengalihan bisnis di Indonesia kepada PT Isla Energy Indonesia, anak usaha Sefas Group.
"Kami menginformasikan bahwa PT Shell Indonesia, anak perusahaan yang sepenuhnya dimiliki oleh Shell Plc, telah menyetujui pemisahan usaha dan pengalihan bisnis Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Indonesia kepada PT Isla Energy Indonesia," tulis Shell dalam keterangannya resminya.
Adapun, proses transisi tersebut akan berlaku efektif mulai 30 Oktober 2026 setelah seluruh proses pengalihan selesai dilakukan.
Meski menyepakati pengalihan bisnis, namun Shell memastikan bahwa mereka tidak tutup di Indonesia dan akan tetap menyediakan bahan bakar berkualitas bagi masyarakat.
"Meski terjadi pengalihan bisnis, SPBU Shell akan tetap hadir di Indonesia melalui lisensi merek, dengan produk bahan bakar yang tetap akan dipasok oleh Shell dengan standar kualitas yang tidak berubah," terang Shell.
