Apakah Shell Tutup di Indonesia Tahun Ini? Simak Penjelasan Resmi Manajemen

Jumat 09 Okt 2026, 16:42 WIB
SPBU Shell di Indonesia dipastikan tidak tutup. (Sumber: Poskota/Bilal Nugraha Ginanjar)
SPBU Shell di Indonesia dipastikan tidak tutup. (Sumber: Poskota/Bilal Nugraha Ginanjar)

Baca Juga: PT Isla Energy Indonesia Punya Siapa? Cek Pemilik Baru SPBU Shell Indonesia dan Nasib BBM usai Diakusisi

"Mohon maaf, Shell V-Power sedang tidak tersedia di SPBU Shell," demikian pengumuman di situs resmi Shell saat mengecek ketersediaan stok BBM tersebut.

Adapun, untuk jenis Shell V-Power Diesel, jumlahnya pun tersedia secara terbatas di SPBU tertentu. Jumlah stok yang menipis ini sudah berlangsung sejak awal tahun 2026.

Penjelasan Resmi Pihak Manajemen Shell

Shell mengungkapkan dalam keterangan resminya, bahwa mereka masih terus berkoordinasi dengan pemerintah soal permohonan rekomendasi impor bahan bakar minyak tahun 2026.

"Shell Indonesia menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah dalam pelaksanaan kegiatan usaha penyediaan BBM selama ini sehingga kami dapat mendistribusikan berbagai varian produk BBM berkualitas melalui mitra kami. Kami percaya ketersediaan produk BBM di jaringan SPBU Shell dapat memenuhi kebutuhan para pelanggan dan memberikan kontribusi bagi perekonomian negara," jelas Shell dalam laman resminya.

Baca Juga: Purbaya Disebut Kembali Dapat Jabatan dari Prabowo, Cek Fakta dan Kebenarannya

Apakah Shell Akan Tutup di Indonesia?

Pengumuman Shell Indonesia terkait keberlanjutan bisnis SPBU di Indonesia. (Sumber: Dok. Shell)

Dalam keterangan terbarunya, PT Shell Indonesia mengungkapkan bahwa akan mengalihkan bisnis SPBU Shell Indonesia.

PT Shell Indonesia yang berada di bawah Shell Plc mengumumkan kesepakatan pemisahan usaha (spin down) dan pengalihan bisnis di Indonesia kepada PT Isla Energy Indonesia, anak usaha Sefas Group.

"Kami menginformasikan bahwa PT Shell Indonesia, anak perusahaan yang sepenuhnya dimiliki oleh Shell Plc, telah menyetujui pemisahan usaha dan pengalihan bisnis Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Indonesia kepada PT Isla Energy Indonesia," tulis Shell dalam keterangannya resminya.

Adapun, proses transisi tersebut akan berlaku efektif mulai 30 Oktober 2026 setelah seluruh proses pengalihan selesai dilakukan.

Meski menyepakati pengalihan bisnis, namun Shell memastikan bahwa mereka tidak tutup di Indonesia dan akan tetap menyediakan bahan bakar berkualitas bagi masyarakat.

"Meski terjadi pengalihan bisnis, SPBU Shell akan tetap hadir di Indonesia melalui lisensi merek, dengan produk bahan bakar yang tetap akan dipasok oleh Shell dengan standar kualitas yang tidak berubah," terang Shell.


Berita Terkait


News Update