Irjen Asep Safrudin Dulu Menjabat Apa? Kini Ditunjuk Jadi Kabareskrim Polri

Sabtu 03 Okt 2026, 15:43 WIB
Profil Irjen Pol Asep Safrudin, Kabareskrim Polri baru yang pernah menjabat sebagai Kapolda Kepri. (Sumber: Dok. Polda Kepri)
Profil Irjen Pol Asep Safrudin, Kabareskrim Polri baru yang pernah menjabat sebagai Kapolda Kepri. (Sumber: Dok. Polda Kepri)

POSKOTA.CO.ID - Irjen Pol Asep Safrudin resmi ditunjuk oleh Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto sebagai Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Polri yang baru.

Asep masuk ke dalam jajaran perwira tinggi (Pati) Polri yang dimutasi oleh Kapolri pada Jumat, 2 Oktober 2026. Ia menggantikan Komjen Syahardiantono yang kini ditunjuk menjadi Pati Bareskrim Polri dalam rangka penugasan pada KSP.

Sebelum dipercayai menjadi Kabareskrim Polri, Asep lebih dulu mengemban jabatan sebagai Kapolda Kepulauan Riau (Kepri). Meski demikian, ia bukanlah sosok baru di bidang reserse.

Baca Juga: Kenapa 19 Kapolda Dimutasi Kapolri? Ini Alasannya

Pergantian jabatan tersebut terlampir dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2205/X/KEP./2026 tertanggal 2 Oktober 2026. Rotasi itu juga berdasarkan Keputusan Kapolri Nomor Kep/1532/X/2026 tentang Pemberhentian dari dan Pengangkatan dalam Jabatan di Lingkungan Polri.

"Mutasi dan rotasi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri. Hal ini dilakukan sesuai kebutuhan organisasi sekaligus sebagai bagian dari pembinaan karier dan penyegaran dalam pelaksanaan tugas kepolisian," kata Kadiv Humas Polri Irjen Pol Johnny Eddizon Isir.

Profil Irjen Asep Safrudin

Asep Safrudin lahir di Bogor, Jawa Barat pada 15 Juni 1969. Pria yang berasal dari Sibanteng, Leuwisadeng, Kabupaten Bogor ini lulus dari Akademi Kepolisian (Akpol) pada 1993.

Selama bergabung dengan Polri, ia sudah pernah menduduki berbagai jabatan strategis yang membuat kariernya sebagai polisi semakin cemerlang.

Baca Juga: Mutasi Besar-besaran Polri, 19 Kapolda Diganti

Ia juga memiliki pengalaman panjang di bidang reserse, penyelidikan dan penegakan hukum, termasuk di Bareskrim Polri.

Pada 2010, Asep pernah dipercaya menjadi Kasat III Ditnarkoba Polda Metro Jaya. Ia lalu ditunjuk menjadi Kapolres KP3 Tanjung Priok pada 2011. Di tahun 2012, Asep ditugaskan sebagai Kapolres Bogor.

Dua tahun kemudian atau pada 2014, ia diamanahi jabatan sebagai Wakapolres Metro Jakarta Barat. Masih di tahun yang sama, ia lalu dipindahkan menjadi Kapolresta Barelang.

Setelah itu, Asep dipercaya menjadi Dirresnarkoba Polda Banten pada 2016. Berlanjut ke tahun 2017, ia bergabung dengan Mabes Polri sebagai Kasubdit II Dittipidsiber Bareskrim Polri.

Setahun kemudian, ia diangkat menjadi Wadirtipidsiber Bareskrim Polri. Di tahun 2019, Asep ditugaskan mengisi jabatan Karobindiklat Lemdiklat Polri. Ia kemudian ditunjuk menjadi Wakapolda Kalimantan Barat pada 2020.

Pada tahun 2023, Asep diangkat menjadi Wakapolda Kepulauan Riau. Tak berselang lama, ia naik jabatan menjadi Kapolda Kepri menggantikan Irjen Pol Yan Fitri Halimansyah.

Barulah pada 2 Oktober 2026, Asep ditunjuk oleh Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto menjadi Kabareskrim Polri.

Baca Juga: Bisnis Dato Sri Tahir Apa Saja? Pengusaha 9 Naga Dilantik Jadi Anggota Wantimpres Prabowo

Harta Kekayaan

Berdasarkan data Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang terakhir kali dilaporkan Asep pada Mei 2020, ia tercatat memiliki harta kekayaan sebesar Rp4 miliar yang terdiri dari berbagai aset.

Berikut ini rincian harta kekayaan Irjen Pol Asep Safrudin yang kini resmi menjabat sebagai Kabareskrim Polri.

I. DATA HARTA

A. TANAH DAN BANGUNAN Rp. 2.968.150.000

1. Tanah dan Bangunan Seluas 480 m2/200 m2 di KAB / KOTA BOGOR, HASIL SENDIRI Rp. 2.500.000.000

2. Tanah Seluas 3121 m2 di KAB / KOTA BOGOR, HASIL SENDIRI Rp. 468.150.000

B. ALAT TRANSPORTASI DAN MESIN Rp. 170.000.000

1. MOBIL, TOYOTA WISH Tahun 2010, HASIL SENDIRI Rp. 80.000.000

2. MOBIL, TOYOTA LAND CRUISER Tahun 1978, HASIL SENDIRI Rp. 75.000.000

3. MOTOR, KAWASAKI KZ 125 Tahun 2018, HASIL SENDIRI Rp. 15.000.000

C. HARTA BERGERAK LAINNYA Rp. 815.000.000

D. SURAT BERHARGA Rp. ----

E. KAS DAN SETARA KAS Rp. 108.000.000

F. HARTA LAINNYA Rp. ----

Sub Total Rp. 4.061.150.000

II. HUTANG Rp. ----

III. TOTAL HARTA KEKAYAAN (I-III) Rp. 4.061.150.000 (Rp4 miliar)


Berita Terkait


News Update