"Rata-rata pedagang belum punya QR Code, jadi proses pembayarannya agak lama. Harapannya pedagang bisa segera dilengkapi QRIS," kata Eti.
Tak hanya transaksi digital, Eti juga berharap pihak pengelola melakukan penataan ulang zonasi lapak secara lebih tegas berdasarkan jenis dagangan seperti pemisahan blok khusus ikan, daging, sayuran, dan buah-buahan.
"Aksesnya perlu lebih bersih dan tertata lagi. Kalau dipisah per jenis dagangan seperti pasar modern, pengunjung belanja pasti jauh lebih nyaman," pungkasnya. (M3)
