Ada 20 Aksi Unjuk Rasa di Jakarta Hari Ini, 17 Ribu Personel Gabungan Diterjunkan Polda Metro Jaya

Selasa 29 Sep 2026, 14:41 WIB
Polda Metro Jaya mengerahkan 17.628 personel gabungan untuk mengamankan 37 agenda masyarakat yang berlangsung di wilayah Jakarta dan sekitarnya, Selasa, 29 September 2026. (Sumber: Polda Metro Jaya)
Polda Metro Jaya mengerahkan 17.628 personel gabungan untuk mengamankan 37 agenda masyarakat yang berlangsung di wilayah Jakarta dan sekitarnya, Selasa, 29 September 2026. (Sumber: Polda Metro Jaya)

KEBAYORAN BARU, POSKOTA.CO.ID - Polda Metro Jaya menyiagakan sebanyak 17.628 personel gabungan untuk mengamankan 37 agenda kegiatan masyarakat yang berlangsung di wilayah Jakarta dan sekitarnya pada Selasa, 29 September 2026.

Dari puluhan agenda tersebut, terdapat 20 aksi unjuk rasa serta 17 aktivitas massa lainnya, seperti wisuda, pameran, hingga perayaan dies natalis.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto menyatakan, pengamanan akan difokuskan pada pendekatan humanis dan persuasif agar penyampaian aspirasi maupun kegiatan warga dapat berjalan berdampingan secara tertib.

"Pelaksanaan tugas tetap mengedepankan pola komunikatif, pendekatan humanis, dan koordinasi agar penyampaian aspirasi dapat berlangsung tertib, sementara aktivitas masyarakat lainnya tetap berjalan," kata Budi dalam keterangan resminya, Selasa.

Baca Juga: Ahmad Sahroni Disebut Mulut Sampah dan Dituding Pemicu Demonstrasi hingga Terjadinya Chaos

Kawasan Vital Jadi Fokus Pengamanan

Budi menjelaskan, konsentrasi massa dan aksi penyampaian pendapat mendominasi wilayah Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, dan Jakarta Timur. Sejumlah titik vital yang menjadi fokus utama pengamanan di antaranya:

  • Kawasan Gedung DPR/MPR RI
  • Bundaran HI – Dukuh Atas
  • Silang Selatan Monas

Khusus di area Gedung DPR/MPR RI, kepolisian menebar pengamanan ekstra dengan menerjunkan hampir sepertiga dari total anggota.

"Khusus di kawasan Gedung DPR/MPR RI, sebanyak 4.998 personel disiapkan untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan selama berlangsungnya kegiatan," tutur Budi.

Baca Juga: Mantan Kepala BIN Hendropriyono Sebut Demonstrasi di DPR Tidak Lepas dari Intervensi Campur Tangan Asing

Petugas yang diterjunkan merupakan tim gabungan dari unsur Polri, TNI, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, hingga Pengamanan Dalam (Pamdal) DPR/MPR.

Rekayasa Lalu Lintas Bersifat Dinamis

Menyikapi potensi kemacetan di sekitar titik aksi, Polda Metro Jaya menyiapkan rekayasa lalu lintas yang akan diterapkan secara situasional.


Berita Terkait


News Update